15 Waktu Mustajab Untuk Berdoa

5 min read

15 Waktu Mustajab Untuk Berdoa

15 Waktu mustajab untuk berdoa, pengertian doa, dan waktu-waktu yang baik dan mustajab untuk berdoa, akan di ulas di sini secara rinci agar pembaca lebih mengerti.

Pengertian Doa

Doa adalah: permohonan atau permintaan seorang hamba kepada tuhannya. Sedangkan

Berdoa adalah: Seseorang yang meminta atau memohon kepada Tuhannya agar terpenuhi dan terkabul semua hajat dan cita-citanya yang diinginkan.

Berdoa merupakan salah adab seorang hamba kepada Tuhannya dalam suatu ikhtiar dan usaha untuk meminta dan memohon sesuatu kepada Tuhan.

15 Waktu Mustajab Untuk Berdoa

Dalam berdoa boleh kita panjatkan kapan dan dimana saja kecuali di tempat-tempat yang dilarang untuk berdoa, dan yakinlah tidak ada doa yang tidak dikabulkan oleh Allah, Namun dalam syariat telah diajarkan dan diterangkan ada waktu beberapa waktu yang baik dan mustajab untuk berdoa, berikut ini adalah 15 Waktu Mustajab Untuk Berdoa.

1. Setelah Selesai Shalat 5 Waktu

Baca juga: Doa Setelah Sholat lima waktu

Dalam sebuah riwayat yang di terangkan oleh Abu Umamah Al Bahili radhiyallahu ‘anhu, bahwasannya ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW.

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ قَالَ جَوْفُ اللَّيْلِ الآخِرُ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ

Atinya; “Ya Rosululloh, doa manakah yang lebih didengar oleh Allah? dan Beliau SAW menjawab, (Doa pada) akhir malam dan doa setelah shalat maktubah (sholat wajib). (Hadist riwayat Tirmidzi dan hadist ini hasan)

Penjelasan menurut pendapat ulama bahwa maksud dari hadits ini adalah doa sebelum salam pada saat shalat. Namun menurut keterangan Imam Nawawi telah mencantumkan hadits ini di dalam kitab Al Adzkar pada bab Dzikir-Dzikir bahwa doa ini dilakukan setelah Sholat.

2. Saat Sujud di Waktu Shalat

Baca Juga: Tata cara dan Bacaan Sujud Syukur

Sujud merupakan salah satu waktu yang sangat mustajab untuk melakukan doa, banyak contoh yang telah diberikan oleh para ulama, ketika sholat selalu memperpanjang sujudnya baik dalam shalat sunnah maupun dalam sholat lima waktu.

Dalam sebuah hadist Nabi SAW telah diterangkan

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

Artinya: “Seorang hamba saat yang paling dekat dengan Tuhan-Nya adalah pada saat ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah dengan berdoa ketika itu”. (Hadist riwayat Muslim)

3. Antara Adzan dan Iqomat

Antar waktu adzan dan Iqomat merupakan waktu yang sangat mustajab untuk melantunkan sebuah doa, berdoa diantara waktu adzan dan waktu iqomat tidak akan tertolak oleh Allah SWT.

Hal ini diterangkan dalam Hadist Nabi SAW yang berbunyi sebgai berikut.

لاَ يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ

Artinya: “Berdoa diantara adzan dan iqamah tidak tertolak”. (Hadist riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi dan hadist ini shahih)

oleh karena itu disarankan untuk datang lebih awal datang ke masjid untuk jika ingin melaksanakan sholat supaya bisa berdoa di waktu yang mustajab diantara adzan dan iqomat.

4. Sepertiga Malam Terakhir

Baca juga tata cara dan doa Sholat Tahajud

Sepertiga malam terakhir adalah waktu-waktu yang sangat mustajab untuk kita melakukan dan bermunajat, Seperti yang apa yang telah disamapikan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya yang berbunyi sebagai berikut:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: “Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir di setiap malamnya. Lalu kemudian Allah berfirman : ‘Siapa saja yang berdoa kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa saja yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberi, siapa saja yang memohon ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (Hadist riwayat Bukhari dan Muslim)

5. Hari Jumat

Baca Juga: tata cara dan Niat Shalat Jumat

Hari Jumat merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa. terkhusus pada waktu yang sedikit pada hari itu, sangat mustajab untuk berdoa, sehingga Rasulullah SAW mengatakan tidaklah seorang hamba berdoa melainkan pasti akan dikabulkan Allah Ta’ala.

Riwayat dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW telah menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliaupun bersabda yang berbunyi sebagai berikut:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – ذَكَرَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ . وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا

Artinya: “Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim itu berdoa pada waktu itu, pasti akan diberikan apa yang ia mintanya. ” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut. (Hadist riwayat Bukhari dan Muslim)

Sebagian ulama telah menjelaskan bahwa waktu yang dimaksud itu adalah sejak dimulainya khutbah jumat sampai selesai sholat Jumat, namun sebagian ulama yang lain menjelaskan bahwa waktu yang dimaksud itu adalah waktu setelah sholat Ashar sampai matahari terbenam, dan ada juga sebagian ulama lainnya menjelaskan bahwa waktu itu adalah di akhir hari Jumat atau menjelang terbenamnya matahari.

6. Ketika Turun Hujan

Baca Juga: Doa Turun Hujan

Di waktu hujan turun merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk melakukan atau berdoa.

Nabi Muhammad SAW telah bersabda yang berbunyi sebgai berikut:

ثنتان ما تردان الدعاء عند النداء وتحت المطر

Artinya: “Dua doa yang tidak tertolak, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (Hadist riwayat Hakim, hadist ini shahih)

7. Ketika Buka Puasa

Baca Juga ; Niat Puasa Senin Kamis

Waktu menjelang berbuka puasa merupakan waktu-waktu yang mustajabah untuk memanjatkan doa. berdoa pada waktu-waktu itu tidak akan tertolak oleh Allah SWT. Sebagaimana Nabi Muhammad SAW telah sabda:

إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

Artinya: “Sesungguhnya doa orang yang sedang berpuasa dan ketika berbuka tidak akan tertolak doanya.” (Hadist riqayat. Ibnu Majah hadist ini hasan)

Bahkan di dalam hadits yang lain Nabi Muhammad SAW juga telah bersabda:

ثَلَاثٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ السَّحَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya: “Ada terdapat tiga orang yang doanya tidak akan ditolak diantaranya: Pemimpin yang adil, orang yang sedang berpuasa sampai dia berbuka, dan doa orang yang terdzalimi, Allah angkat di atas awan pada hari kiamat.” (Hadist riwayat Thabrani dan Tirmidzi dan hadist ini adalah hasan)

8. Ketika Minum Air Zam-Zam

Baca Juga ; Doa Minum Air Zam Zam

Berdoa pada saat minum air zam-zam merupakan waktu yang mustajab dan doa akan dikabulkan Allah SWT

Nabi SAW telah bersabda

مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

Artinya: “Khasiat air zam-zam sesuai niat orang yang meminumnya” (Hadist riwayat Ibnu Majah, hadist ini hasan).

9. Hari Arafah

Hari arafah juga merupakan hari mustajab untuk melakukan doa, di mana pada saat itu jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di padang Arafah yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah. Berdoa pada saat itu akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Dalam sebuah hadist Nabi Muhammad SAW telah bersadba

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: “Sebaik-baiknya doa yakni doa pada hari arafah. Dan sebaik-baik ucapanku dan Nabi sebelumku adalah ucapan: Tiada Tuhan melainkan Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah segala kerajaan, bagi-Nya lah segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatunya.” (Hadist riwayat Tirmidzi dan hadist ini adalah shahih)

10. Ketika Malam Lailatul Qadar

Malam lailatul qadar merupakan malam seribu bulan dan juga malam yang sangat istimewa karena di saat itu juga Al-Quran di turunkan, pada malam itu dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan memperbanyak berdoa, sebagaimana telah diriwayatkan dalam sebuah hadist Nabi yang artinya:

“Aku bertanya kepada Rasulullah sholallohu alaihi wasalam : Wahai Rasulullah, menurut mu (sholallohu alaihi wasalam) apa yang seharusnya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau ( sholallohu alaihi wasalam) bersabda : “Berdoalah, dengan doa ini : Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Artinya : ‘Ya Alloh, sesungguhnya engkau yang Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku.” (Hadaist riwayat. ibnu majah dan Tirmidzi, )

11. Pada Bulan Ramadhan

Baca Juga: Macam-Macam Puasa Wajib dan Sunnah

Bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan, yang mana pada bulan ramahan semua dosa diampuni dan semua doa diterima, oleh karena itu pada bulan ramdahan merupakan waktu-waktu yang baik atau mustajab untuk berdoa.

12. Ketika Adzan Berkumandang

Baca Juga: Doa Setelah Adzan

Di saat adzan berkumandang merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. oleh sebab itu ketika kita mendengar suara adzan, kita dianjurkan untuk menjawabnya dan setelah itu berdoa.

Dalam sebuah hadist Nabi telah menerangkan:

ثنتان ما تردان الدعاء عند النداء وتحت المطر

Artinya: “Ada dua doa yang tidak akan tertolak, yaitu saat adzan berkumandang dan saat hujan turun” (Hadist riwayat Hakim dan hadist ini adalah shahih)

13. Saat di Zholimi

Saat seseorang terzholimi sungguh doanya pasti didengar oleh Allah dan akan dikabulkan. Maka hendaknya kita harus berhati-hati atas ucapan dan perbuatan kita yang mungkin tanpa kita sadari telah menzholimi orang lain.

Nabi Muhammad SAW telah ber sabda: 

Artinya: “Hendaklah kamu waspadalah terhadap doa orang yang terzhalimi. Sesungguhnya doa itu akan naik ke langit amat pantas seumpama api marak ke udara.” (HR Hakim dan hadist ini adalah sahih).

14.Saat Jihad di Jalan Allah

Berjihad di jalan Allah SWT merupakan salah satu tempat dan waktu yang sangat mustajab untuk berdoa, dimana doa tidak akan tertolah oleh Allah SWT.

Dalam sebuah hadist Nabi Muhammad SAW telah mengatakan sebagai berikut:

Artinya: “Doa tidak akan tertolak pada dua waktu, atau kecil kemungkinan tertolaknya doa itu. Yaitu pada saat adzan berkumandang dan ketika perang berkecamuk, dan ketika kedua kubu saling menyerang.” (Hadist riwayat Abu Daud)

15. Saat Hari Rabu Waktu Dzuhuhr dan Ashar

Keterangan ini berasal dari sebuah riwayat yang telah diceritakan oleh Jabir bin Abdillah r.a. dan sedikit sekali orang yang mengetahui waktu ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

Dalam sebuah hadist, Nabi SAW telah bersabda

Artinya: “Nabi Muhammad SAW berdoa di Masjid Al-Fath sebanyak tiga kali, yaitu pada hari Senin, pada hari Selasa dan pada hari Rabu. dan Pada hari Rabu lah doa belaiu dikabulkan, yaitu waktu nya diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau.  Berkata Jabir : “Tidaklah suatu perkara yang pentingd an berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa, dan saya telah mendapati dikabulkannya doa saya”.

Dan dalam sebuah riwayat yang lain telah menyebutkan: “Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara waktu shalat Dhuhur dan shalat Ashar.” (Hadist riwayat Ahmad)

Nah itulah waktu-waktu yang mustajab untuk melakukan doa dan bermunajat kepada Allah SWT, Namun dalam berdoa hendaknya melakukannya dengan terus menerus karena doa merupaka perintah Allah kepada hamba-Nya, agar senantiasa berdoa dan mengEsakannya. Wallahu’alam.

Demikianlah ulasan singkat tentang 15 Waktu Mustajab Untuk Berdoa kepada Allah SWT, semoga Allah berkenan mendengar dan mengabulkan hajat dan permohonan kita, Aamiin Yaa Robbal ‘Alamin.

Artikel terkait yang bisa anda baca: