Arti Tawadhu

3 min read

Arti Tawadhu, Ciri-ciri Orang Tawadhu, Hadits Serta Macam-macam Tawadhu akan diulas secara lengkap berikut ini.

Assalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pada uraian pembahasan ini Waheedbaly akan membantu kalian ketahui menyangkut pengertian arti tawadhu tersebut, ciri, hadits serta macam-macam tawadhu. Tak perlu berlama-lama langsung akan diuraian seperti berikut ini.

Arti Tawadhu

Secara harfiah atau bahasa arti tawadhu yaitu sesuatu ketundukan akan kerendahan hati serta menerima segala kebenaran atau dalam kata tidak berlaku sombong.

Jika dalam pengertian Arab arti tawadhu ialah berasal pada kata Tawadha Atil Ardhu ( tanah itu lebih rendah daripada tanah disekililingnya ). Untuk itu setelah disimak alangkah baiknya jangan berlaku sombong terhadap lainnya siapa pun itu.

Terutama lagi kepada Allah SWT pemilik alam semesta!

Dalam kata lain Tawadhu merupakan sebuah perbuatan tunduk akan segala kebenaran. Serta bersedia menerima segala baik itu dalam tingkatan kasta tinggi atau pun rendah.

Sehingga kita dapat ridho menerima segala kelakuan serta kebenaran yang ada agar terciptakan kehidupan yang harmonis.

Baca Juga : Yang Membatalkan Sholat

Arti Tawadhu
Arti Tawadhu

Maka dari arti tawadhu tersebut adalah sebuah sikap kerendahan hati yang dimiliki sehingga tidak berlaku sombong terhadap segala yang diciptaNya.

Dari berlaku serta bersikap tawadhu tersebut maka akan menghasilkan sebuah sikap akhlak yang terpuji serta mulia dihadapan Allah serta mahklukNya.

Sebagaimana dalam Firman Allah yang tertulis dalam Surat As-Syura ayat 215 menerangkan bahwa :

وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman

Dengan berlaku bersikap tawadhu tersebut akan tercipta suatu sikap yang rendah hati serta tidak berlaku sombong lawan kata dari tawadhu. Dan tawadhu sendiri merupakan sebuah seruan dari Allah SWT selaku manusia yang beriman.

Jika diri terdapat sikap yang sombong, ingatlah bahwa sifat tersebut sangatlah dibenci Allah SWT serta Rasulullah SAW.

Dalam lingkungan keseharian pun kalian akan mendapatkan perlakuan yang kurang baik pada sekeliling.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Isra ayat 37 jika berlaku sombong menerangkan bahwa :

وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ ٱلْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ ٱلْجِبَالَ طُولً

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung” (Al-Isra 37 )

Ciri-Ciri Tawadhu

Dalam hal ini untuk dapat memiliki sifat tawadhu seperti yang diterangkan diatas, mereka adalah yang memiliki hubungan keterkaitan yang baik antar Allah SWt serta mahklukNya.

Sebagaimana yang tertulis dalam sebuah buku Risalahtul Muawana Wal Mudhahara Wal Muwazarah hal.148-149 karya Allamah Sayyid Abdullah Bin Alawi Al Hadad.

Bahwasanya orang yang miliki sifat tersebut tidak suka untuk dikenal daripada dikenal. Serta menerima segala yang benar dari siapa pun, menyayangi serta bersedia berbagi bersama para fakir dan miskin.

Lapang dada tanpa pamrih bersedia membantu saudaranya yang lain serta berterima kasih lalu memberikan maaf kepada yang lain.

Baca Juga : Doa Bayar Zakat Fitrah

Mencontoh Sifat Tawadhu Rasulullah SAW

Bagi mereka yang memiliki sifat tawadhu tersebut akan membuahkan hasil kebaikan daripada sekelilingnya dalam kehidupan bermasyarakat. Akan tetapi jika kita memiliki sifat sombong akan menghasilkan kebalikannya.

Begitu pun dalam diri Rasulullah SAW terdapat contoh yang baik pada diri beliau, sebagaimana tertuangkan dalam Hadits berikut.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآَخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzab: 21)

Sifat tawadhu Rasulullah SAW pun terdapat Hadits Abu Daud mengatakan bahwa. Dari Umar Bin Khottab r.a berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Janganlah kalian menyanjungku sebagaimana umat Nasrani menyanjungi Isa putra Maryam yang berlebihan, aku hanyalah hamba Allah, Untuk itu sebut serta panggillah aku sebagaimana hamba dan utusanNya”

Tak lupa Rasulullah SAW pun selalu memberi salam kepada anak kecil bahkan kepada mereka yang tingkat kedudukannya lebih rendah dari beliau.

Sungguh saat beliau pergi berkunjung ke negeri Anshor lalu beliau mengucapkan salam kepada anak-anak kecil serta tak lupa mengusap kepala mereka (HR. Ibnu Hibban)

Perilaku Tawadhu Dalam Keseharian

Setelah ketahui apa arti Tawadhu tersebut lalu imbas apa akan kita dapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Perlu ketahui bahwa sifat tersebut memiliki dua bagian ialah.

Baca Juga : Yang Membatalkan Puasa

Sifat Arti Tawadhu Yang Terpuji

Dengan memiliki sifat tersebut tentulah Allah SWT dengan seizinnya akan mengangkat derajat manusia tersebut. Sehingga Allah akan memberikan sebuah kelapangan dalam jalankan kehidupan sehari-hari.

Mereka yang memiliki sifat tersebut maka akan berlaku seperti :

  • Tidak ingin memiliki sesuatu yang berlebihan, baik berupa kebutuhan dalam berhias, makanan serta minuman.
  • Memiliki kesopanan pada setiap orang dalam berbuat serta bersikap.
  • Tidak memandang kasta atau status.
  • Berucap yang halus serta tidak kasar.
  • Senang membantu serta memberikan pertolongan tanpa pamrih kepada mereka yang membutuhkan.

Sifat Arti Tawadhu Yang Tercela

Untuk sifat yang satu ini sangatlah dibenci oleh Allah SWT serta Rasulullah SAW sehingga akan memperoleh keburukan.

  • Berpura-pura bersikap sopan baik kepada yang lain padahal memiliki maksud tertentu.
  • Pelit medit serta tidak ingin mengeluarkan sedekah.
  • Membantu dengan pamrih mengharapkan sesuatu pemberian dari orang yang ditolongnya tersebut.

Keutamaan Sifat Tawadhu

Setelah diketahui ternyata sifat tawadhu tersebut memiliki keutamaan yang sangat berarti untuk dilakukan. antaranya adalah :

  • Akan memiliki sifat yang rendah hati sehingga memperoleh keridhoan Allah SWT jalan menuju surga.
  • Mencegah diri dari berlaku sombong.
  • Allah SWT akan mengangkat derajat bagi mereka yang memiliki sifat tawadhu tersebut.
  • Disegani serta akan dihormati oleh masyarakat sekitarnya.
  • Memiliki banyak pertemanan dalam pergaulan.
  • Mendapatkan ketenangan dalam jiwa.
  • Sifat tawadhu merupakan sebuah sifat yang diwarisan oleh Rasulullah SAW.
  • Memiliki derajat kemuliaan atas izin Allah SWT.

Demikianlah uraian penjelasan tentang arti tawadhu,ciri, hadits serta macam-macam tawadhu, semoga artikel ini dapat membantu kalian untuk ketahui sehingga kita dapat berbuat demikian.

Akhir kata kami ucapkan terima kasih, semoga bermanfaat.

Assalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Waheedbaly.

Baca Juga :

Rate this post

Nuzulul Quran

Dee
3 min read

Qod Tammamallah

wahed234
1 min read

Lailatul Qadar

Dee
2 min read