Asmaul Husna

16 min read

Asmaul Husna – Assamua’alaikum warohmatullohi wabarokatuh, pada kesempatan kali ini waheedbaly.com akan membahas tentang Asmaul Husna atau nama-nama yang baik bagi Allah dan juga disertai dengan khasiat, manfaat, rahasia dan artinya dari Asma-asma Allah, untuk lebih lengkapnya mari simak pembahasan dibawah ini.

Daftar Isi

Pengertian Asmaul Husna

Secara Harfiah Asmaul Husna adalah kumpulan nama-nama Allah Subhana Wa Ta’ala yang baik bagi Allah yang sesuai dengan sifat-sifatnya, Nama-nama Allah Subhana Wa Ta’ala yang baik ini juga terdapat pada Asmaul Husna yang berasal dari berberapa Surat dan Ayat yang ada di dalam Al-Quranul karim.

Dalam sebuah Hadist Nabi SAW telah diterangkan bahwa, Rasululloh SAW berkata : “Sesungguh nya milik Alloh Subhana Wa Ta’ala 99 nama yang baik, barang siapa yang menghitung nya maka pasti masuk surga”. [ Hadist Riwayat, Bukhori no. 2736, 7392, Muslim no. 6989.]

Nama-nama itu tidaklah sekedar nama yang baik yang tidak memlili arti dan makna, namun nama-nama menggambarkan sesutu nama yang dinamai, sama halnya seperti nama-nama yang baik yang Allah swt ciptakan terhadap dirinya sendiri.

Pastinya Nama itu mencerminkan keberadaan dan juga kesempurnaan bagi Allah SWT, ada 99 nama baik bagi Allah yang wajib kita ketahui.

Berikut ini akan dituliskan 99 Asmaul Husna atau nama-nama yang baik bagi Allah Lengkap Tulisan Arab, latin dan Atinya.

99 Asmaul Husna

No. Latin Arab Arti
  Allah اللهُ Allah
1 Ar-Rahman الرَّحْمَنُ Allah Maha Pengasih
2 Ar-Rohiim الرَّحِيْمُ Allah Maha Penyayang
3 Al-Malik الْمَلِكُ Allah Maha Merajai
4 Al-Quddus القُدُّوْسُ Allah Yang Maha Suci
5 As-Saalam السَّلَامُ AllahYang Maha Pemberi Kesejahteraan
6 Al-Mu’min الْمُؤْمِنُ Allah Yang Maha Pemberi Rasa Aman
7 Al-Muhaimin الْمُهَيْمِنُ Allah Yang Maha Memelihara
8 Al-Aziiz الْعَزِيْزُ Allah Yang Maha Gagah
9 Al-Jabbar الْجَبَّارُ AllahYang Maha Perkasa
10 Al-Mutakabbir الْمُتَكَبِّرُ Allah Yang Maha Besar
11 Al-Khaliq الْخَالِقُ Allah Yang Maha Pencipta
12 Al-Baari’ الْبَارِئُ Allah Yang Maha Pembuat
13 Al-Mushawwir الْمُصَوِّرُ Allah Yang Maha Pembentuk
14 Al-Ghaffaar الْغَفَّارُ Allah Yang Maha Pengampun
15 Al-Qahhaar الْقَهَّارُ Allah Yang Maha Memaksa
16 Al-Wahhaab الْوَهَّابُ Allah Yang Maha Pemberi Karunia
17 Ar-Razzaaq الرَّزَّاقُ Allah Yang Maha Pemberi Rezeki
18 Al-Fattaah الْفَتَّاحُ Allah Yang Maha Pemberi Rahmat
19 Al-Aliim الْعَلِيْمُ Allah Yang Maha Berilmu
20 Al-Qaabidh الْقَابِضُ Allah Yang Maha Menyempitkan
21 Al-Baasith الْبَاسِطُ Allah Yang Maha Melapangkan
22 Al-Khaafidh الْخَافِضُ Allah Yang Maha Merendahkan
23 Ar-Raafi’ الرَّافِعُ Allah Yang Maha Meninggikan
24 Al-Mu’izz الْمُعِزُ Allah Yang Maha Memuliakan
25 Al-Mudzil المُذِلُّ Allah Yang Maha Menghinakan
26 Al-Samii’ السَّمِيْعُ Allah Yang Maha Medengar
27 Al-Bashiir البَصِيْرُ Allah Yang Maha Melihat
28 Al-Hakam الْحَكَمُ Allah Yang Maha Menetapkan
29 Al-Adl العَدْلُ Allah Yang Maha Adil
30 Al-Latiif اللَّطِيْفُ Allah Yang Maha Lembut
31 Al-Khabiir الخَبِيْرُ Allah Yang Maha Mengetahui
32 Al-Haliim الحَلِيْمُ Allah Yang Maha Penyantun
33 Al-Azhiim العَظِيْمُ Allah Yang Maha Agung
34 Al-Ghafuur الغَفُورُ Allah Yang Maha Pengampun
35 Al-Syakuur الشَّكُورُ Allah Yang Maha Menghargai
36 Al-Aliy العَلِيُّ Allah Yang Maha Tinggi
37 Al-Kabiir الكَبِىرُ Allah Yang Maha Besar
38 Al-Hafidh الحَفِيْظُ Allah Yang Maha Menjaga
39 Al-Muqiit المُقِيْتُ Allah Yang Maha Mencukupi
40 Al-Hasiib الحَسِيبُ Allah Yang Maha Membuat Perhitungan
41 Al-Jaliil الجَلِيْلُ Allah Yang Maha Mulia
42 Al Kariim الكَرِيْمُ Allah Yang Maha Pemurah
43 Ar-Raqiib الرَّقِيْبُ Allah Yang Maha Mengawasi
44 Al-Mujiib الْمُجِيْبُ Allah Yang Maha Mengabulkan
45 Al-Waasi’ الوَاسِعُ Allah Yang Maha Luas
46 Al-Hakiim الحَكِيْمُ Allah Yang Maha Bijaksana
47 Al-Waduud الوَدُوْدُ Allah Yang Maha Pecinta
48 Al-Majiid المَجِيْدُ Allah Yang Maha Mulia
49 Al-Baa’its البَاعِثُ Allah Yang Maha Membangkitkan
50 Al-Syahiid الشَّهِيْدُ Allah Yang Maha Menyaksikan
51 Al-Haqq الحَقُّ Allah Yang Maha Benar
52 Al-Wakiil الوَكِيْلُ Allah Yang Maha Memelihara
53 Al-Qawiyyu القَوِيُّ Allah Yang Maha Kuat
54 Al-Matiin المَتِيْنُ Allah Yang Maha Kokoh
55 Al-Waliyy الوَلِيُّ Allah Yang Maha Melindungi
56 Al-Hamiid الحَمِيْدُ Allah Yang Maha Terpuji
57 Al-Mushii المُحْصِي Allah Yang Maha Menghitung
58 Al-Mubdi’ المُبْدِئُ Allah Yang Maha Memulai
59 Al-Mu’iid المُعِيْدُ Allah Yang Maha Membangkitkan
60 Al-Muhyii المُحْيِي Allah Yang Maha Menghidupkan
61 Al-Mumiitu المُمِيْتُ Allah Yang Maha Mematikan
62 Al-Hayyu الحَيُّ Allah Yang Maha Hidup
63 Al-Qayyuum القَيُّومُ Allah Yang Maha Mandiri
64 Al-Waajid الوَاجِدُ Allah Yang Maha Menemukan
65 Al-Maajid المَاجِدُ Allah Yang Maha Mulia
66 Al-Waahiid الوَاحِيدُ Allah Yang Maha Tunggal
67 Al-Ahad الاَخَدُ Allah Yang Maha Esa
68 As-Shamad الصَّمَدُ Allah Yang Maha Dibutuhkan/ Tempat Meminta
69 Al-Qaadir القَادِرُ Allah Yang Maha Menentukan/ Yang Maha Menyeimbangkan
70 Al-Muqtadir المُقْتَدِرُ Allah Yang Maha Berkuasa
71 Al-Muqaddim المُقَدِّمُ Allah Yang Maha Mendahulukan
72 Al-Mu’akkhir المُؤَخِّرُ Allah Yang Maha Megakhirkan
73 Al-Awwal الاَوَلُ Allah Yang Maha Awal
74 Al-Aakhir الاَخِرُ Allah Yang Maha Akhir
75 Az-Zhaahir الظاهِرُ Allah Yang Maha Nyata
76 Al-Baathin البَاطِنُ Allah Yang Maha Ghaib
77 Al-Waali الْوَالِى Allah Yang Maha Memerintah
78 Al-Muta’aalii المُتَعَالِى Allah Yang Maha Tinggi
79 Al-Barri البَرُّ Allah Yang Maha Penderma
80 At-Tawwaab التَّوَّابُ Allah Yang Maha Menerima Taubat
81 Al-Muntaqim المُنْتَقِمُ Allah Yang Maha Penuntut Balas
82 Al-Afuww العفُوُّ Allah Yang Maha Pemaaf
83 Ar-Ra’uuf الرَّؤُوفُ Allah Yang Maha Pengasih
84 Malikul-Mulk مِلِكُ الْمُلْكْ Allah Yang Maha Menguasai Kerajaan (Alam Semesta)
85 Dzul Jalaali Wal Ikraam ذُو الْجَلَالِ وَ الْاِكْرَامِ Allah Yang Maha Besar dan Mulia
86 Al-Muqsith المُقْسِطُ Allah Yang Maha Adil
87 Al-Jamii’ الجَامِعُ Allah Yang Maha Mengumpulkan
88 Al-Ghaniyy الغَنِيُّ Yang Maha Berkecukupan
89 Al-Mughnii المُغْنِيُّ Allah Yang Maha Kaya
90 Al-Maani المَانِعُ Allah Yang Maha Mencegah
91 Ad-Dhaar الضَّارَّ Allah Yang Maha Pemberi Derita
92 An-Nafii’ النَّافِعُ Allah Yang Maha Pemberi Manfaat
93 An-Nuur النُّورُ Yang Maha Terang (Memberi Cahaya)
94 Al-Haadii الهَادِي Allah Yang Maha Pemberi Petunjuk
95 Al-Baadii البَدِيعُ Allah Yang Maha Pencipta
96 Al-Baaqii البَقِي Allah Yang Maha Kekal
97 Al-Waarits الوَارِثُ Allah Yang Maha Pewaris
98 Ar-Rasyiid الرَّشِيْدُ Allah Yang Maha Pandai
99 As-Shabuur الصَّبُورُ Allah Yang Maha Sabar

Berikut ini kami akan beri penjelasan dari masing nam-nama yang baik bagi Allah.

Makna Asmaul Husna

Berikut ini akan dijelaskan dari masing-masing Asma Allah, lengkap berserta penjelasannay :

1. Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih)

Ar-Rahman adalah Dzat yang memberikan kebaikan untuk seluruh hamba-Nya, Allah memberikan kasih sayang-Nya untuk semua hamba-Nya dan semua makhluk ciptaan-Nya tanpa ada rasa tembang pilih, baik bagi yang taat maupun tidak taat semuanya akan mendapatkan kebaikan dari Allah.

2. Ar-Rohim (Yang Maha Penyayang)

Ar-Rahim merupakan nama bagi Dzat Allah yang juga merupakan bagian dari sifat Allah. Jadi Ar-Rohim sifat Allah yang selalu memberikan rasa sayang kepada semua hamba-Nya yang beriman dan taat kepada Allah, bila Ar-Rahman adalah Yang Maha pengasih untuk semua makhluk-Nya, Ar-Rahim adalah Yang Maha penyayang untuk hamba-Nya yang beriman.

Bila kita melihat seseorang yang selalu menyangi sesama makluk, berati seseorang itu diannugarahi sifat Allah yaitu Ar-Rohman.

3. Al-Malik (Yang Maha Merajai)

Al Malik merupakan sifat Allah yang artinya Allah Maha Merajai dan berkuasa, jadi bagi manusia tak pantas rasanya merasa kuasa dan merasa sebagai raja karena ini adalah sifatnya Allah bukan sifat manusia.

Namum bila Allah berkehendak atas seseorang untuk disandarkan nya Sifat Al-Malik, maka hendaknya sesorang itu menyadari bahwa sifat ini adalah pemberian dan titipan Allah dan milik-Nya dan mesti dipergunakan dengan benar.

4. Al-Quddus (Maha Suci)

Nama Al-Quddus juga merupakan nama Allah yang artinya Allah Maha Suci tidak ada cela dan noda sedikitpun. Al-Quddus juga mempunyai makna kesempurnaan dan terpuji.

Maka jika sesorang di jaga kesucian nya oleh Allah, karena tak lain bahwa Allah telah menitipkan sifat itu kepada sesorang itu, namum mesti sadar bahwa kesucian itu adalah titipan dan pemberian Allah dan juga merupakan pertolongan Allah.

Jadi Al-Qudus adalah nama dan sifat Allah bukan sifat manusia.

5. As-Salam (Yang Maha Memberi Kesejahteraan)

As-Salam juga merupakan sifatnya Allah dan Nama Allah yang artinya Allah SWT terbebas dari kekurangan, kehinaan dan selamat dari kejahatan mahluk-Nya, tidak ada satu pun makhluk yang bisa menyelamatkan kecuali atas kehendaknya.

Dan Allah jua lah yang bisa menyelamatkan hamba-Nya yang beriman dari siksa Neraka dan menyelamatkan masuk kedalam syurga-Nya, jadi As-salam adalah nama dan sifatnya Allah bukan milik manusia, karena Allah lah yang dapat memberikan keslamatan bagi semua makhluk ciptaan-Nya

6. Al-Mukmin (Maha Memberi Keamanan)

Al-Mukmin juga nama Allah dan sifat Allah, AL-Mukmin merupakan sumber rasa aman dan keamanan tidak ada siapapun yang dapat memberikan rasa aman kecualai dengan izin Allah, karena Aal-Mukmin adalah nama Allah dan sifat Allah, bukan sifatnya manusia, hanya saja manusia dititipi oleh Allah sifat Al-mukmin tersebut.

7. Al-Muhaimin (Maha Pemelihara)

Al-Muhaimin adalah dzat yang memeliharar seluruh makhluk dan semua kebutuhan mahkluk, dengan nama dan sifat Al muhimin ini lah Allah memberi memelihara dan memberi semua kebutuhan mahkluknya seperti makan, minum, kesehatan,rezeki, dan sebagainya.

Al-Muhaimin adalah nama Allah dan sifat-Nya bukan sifta manusia, jika ada manusia yang bersifat Al-Muhaimin artinya Allah telah meitipkan dan menyandarkan sifat itu kepada mahkluk tersebut.

8. Al-Aziz (Maha Perkasa)

Al-Aziz berasal dari kata Al-Izza yang artinya Allah adalah Dzat yang Maha kuat, Perkasa, dan mempunyai kemenangan yang, Dia lah yang maha mulia kedudukan-Nya, Allah tidak membutuhkan bantuan mahkluk dan tidak ada satupun mahkluk yang dapat mengalahkan.

Al-Aziz adalah nama Allah dan juga sifat Allah bukan sifat manusia, jadi sesungguh nya manusia tidak mempunyai kekuatan dan kemampuan apa-apa tanda ada pertolongan dari Allah yang mempunyai sifat Al-Aziz.

9. Al-Jabbar (Maha Yang Memaksa)

Al-Jabbar adalah nama dan sifat Allah, yang artinya Allah maha memaksa dan berkuasa, Allah berkuasa atas segala sesuatu pada semua makhluk-Nya

Al-Jabar merupakan sifat dan nama Allah bukan sifat manusia, jadi mesti sadar kita sebagai manusia apabila kita bisa melakukan sesuatu dan berkemapuan dikarenakan atas pertolongan Allah dan izin Allah dan juga atas telah disandarkan nya sifat Al-Jabbar nya kepada manusia tersebut.

10. Al-Mutakabbir (Yang Mempunyai Kebesaran)

Al-Mutakabbir adalah nama dan sifat yang memliki artinya Allah Dzat yang mempunyai kebesaran dan kesombongan. Al-Mutakabbir juga bisa bermakna semua kebesaran hanyalah milik Allah sehingga semua makhluk tunduk dan patuh kepadaNya.

Al-Mutajabbir bukan sifat manusia melaikan sifat Allah, sehingga manusia tidak boleh memakai sifat ini, karena Kesombongan dan kebesaran adalah pakaian Allah.

11. Al-Kholiq (Maha Pencipta)

Al-Khaliq adalah nama dan sifat Allah yang memiliki artinya Allah Maha Pencipta. Allah lah yang telah menciptakan seluruh alam semesta ini dan semua makhluk-Nya.

Al-Khaliq bukan sifat manusia melainkan sifatnya Allah, Dia lah yang berhak menciptakan segala sesuatu-Nya.

12. Al-Baari’ (Maha Melepaskan)

Al-Baari’ merupakan nama dan sifat Allah yang berartinya Allah adalah Dzat yang melepaskan atau membuat dari ketiadaan menjadi ada. dan membuat bentuk dan menciptakan sesuai bentuk dan ukuran yang Allah dikehendaki.

13. Al-Mushowwir (Maha Memberi Membentuk)

Al-Mushawwir merupakan nama dan sifat Allah yang artinya, Allah maha menciptakan segala sesuatu sesuai kehendak-Nya dan Allah juga berkehendak menciptakan atas bentuk dan rupanya masing-masing.

14. Al-Ghoffar (Maha Pengampun)

Al-Ghoffar adalah nama dan sifat Allah, Al-Ghofar merupakan asal dari kata Al-Ghafru yang memiliki arti menutupi.

Makna Al-Ghoffar adalah Allah maha merahasikan dan menutupi dosa dan aib hamba-Nya, dengan nama Al-Ghoffar ini lah Allah merupaka dzat yang maha mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.

15. Al-Qohhar (Maha Memaksa)

Al-Qohhar adalah nama dan sifat Allah, bukan sifat manusia, Al-Qohhar artinya Allah yang maha memiliki kekuasaan sepenuhnya dalam mengungguli dan memaksa bagi semua mahkluk ciptaannya.

Apa yang sudah menjadi kehendaknya tidak ada yang bisa menolaknya, dan pasti terjadi.

Nama Allah, Al Qohhar tercantum di dalam Al-Quran Surah Az-Zumar ayat 4 dan surah Shad ayat 65.

16. Al-Wahhab (Maha Pemberi)

Al-Wahhab adalah nama dan sifat Allah yang baik, dan bukan sifat manusia, Al-Wahhab memliki makna yang artinya Allah maha pemberi karunia kepada semua makhluk ciptaanya.

Dengan sifat Allah yang AL-Wahhab ini, Allah maha memberi apa yang menjadi kebutuhan kepada semua mahluk ciptaanya tanpa diminta oleh makhluk.

Allah mencontohkan 3 doa dengan menyebut nama Allah yang Al Wahhab yakni yang terdapat dalam Al-Quran pada surah Shad ayat ke 35 dan surat Shad ayat 9 dan surah Ali Imran ayat 8.

17. Ar-Rozzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Al-Rozzaq adalah nama dan sifat Allah yang baik yang mempunyai artinya Allah yang maha pemberi rezeki kepada semua makhluk ciptaan-Nya Nama Allah yang baik yang disebut Ar-Rozzaq ini pun tercantum dalam Al-Quran Surah Adz Dzariyat ayat ke 58 dan surah Hud ayat 6.

18. Al-Fattah (Maha Pembuka Rahmat)

Al-Fattah merupakan nama dan sifat Allah yang baik yang bermakna Allah maha membukakan rezeki dan rahmat kepada hamba-hamba-Nya. Dengan nama-Nya yang Al-Fatah ini Allah bersifat memberikan kemudahan bagi yang sulit baik persoalan urusan dunia maupun akhirat.

19. Al ‘Alim (Maha Mengetahui)

Al-Alim adalah nama Allah dan sifat Allah yang memiliki artinya Allah maha mengetahui segala sesuatu yang ada seluruh alam, baik sebelum diadakan alam ini atau sesudahnya. Tiada sesuatu apapun yang tidak diketahui Allah semua dalam kuasa Allah dan pengetahuan Allah.

Asma Allah yang bernama Al-Alim terdapat dalam Al-Quran Surah Al Baqarah ayat 32 , Saba’ ayat 26, dan Al Hijr ayat 86.

20. Al-Qobidh (Yang Maha Menyempitkan)

Al-Qobidh adalah nama Allah dan sifat Allah yang memliki arti dan pengertian Allah lah yang Maha menahan tidak memberi segala sesuatu apapun kepada ciptaan-Nya sesuai dengan kehendak-Nya.

Jadi tidak ada sesuatu apapun yang dapat menghalangi bila Allah ingin memberi kesempitan kepada mahkluk ciptaan-Nya.

Nama Al-Qabidh sering disebutkan bersamaan dengan nama Al-Basith dam tercantum di dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 245 dan surah Asy Syuro ayat 27.

21. Al-Baasith (Maha Melapangkan)

Al-Baasith adalah nama Allah dan jug a mrupakan sifat Allah yang memiliki arti dan makna Allah maha meluaskan dan maha melapangkan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya seperti rezeki kepada semua makhluk ciptaan-Nya.

Nama Allah yang Al-Baasith ini tercantum di dalam Al-Quran Surah Al Baqarah ayat 245 dan surah Asy Syura ayat 27.

22. Al-Khoofidh (Maha Merendahkan)

Al-Khafidh adalah nama dan sifat Allah yang mempunyai arti dan makna Allah lah yang menurunkan atas kesombongan bagi semua yang dikendaki sehingga mereka menjadi hina dan rendah.

Al-Khoofidh juga yang telah merendahkan orang-orang yang kafir dengan memasukkan mereka ke dalam siksa neraka.

Seringkali nama Al-Khafidh disebutkan bersamaan dengan Nama Ar-Rafi’ sehingga terang bahwasannya Allah lah yang berhak merendahkan atu meninggikan siapapun yang dikehendaki oleh-Nya.

Nama ini juga telah tercantum di dalam Al-Quran Surat Al Waqi’ah ayat 3.

23. Ar-Roofi’ (Maha Meninggikan)

Ar-Rafi’ adalah nama Allah yang biak dan juga merupakan sifat Allah yang mempunyai artinya Allah maha meninggikan dan maha menolong, dengan nama Ar-Rafi’ inilah Allah memberikan dan berkendak meninggikan derajat bagi hamba yang Ia kehendaki.

Nama Allah Ar Rafi’ disebutkan di dalam Alquran Surah Al Mujadilah ayat 11.

24. Al-Mu’iz (Yang Maha Memuliakan)

Al-Muiz merupakan nama Allah yang baik dan juga merupakan sifat Allah yang memiliki arti Allah maha memuliakan, Allah berhak dan berkendak memuliakan kepada setiap hambanya tanpa ada yang bisa mengahalanginya.

Nama Aallah al Muiz tercantum di dalam Al-Quran Surah Ali Imran ayat 26, dan juga Surat Fathir ayat 10.

25. Al-Mudzil (Yang Maha Menghinakan)

Al-Mudzil adalah nama Allah yang baik dan juga merupakan sifat Allah yang mempunyai arti Allah maha menghinakan, jadi Allah berkendak menghinakan hambanya atas kehendaknya dan tidak ada seorang pun yang dapat mengahalangi jika Allah sudah menghinakan hamban-Nya.

Nama Allah Al-Mudzil tercantum di dalam dalam Al-Qurn Surah Ali Imron ayat 26.

26. As Sami’ (Yang Maha Mendengar)

As Sami’ adalah nama yang baik yang memliki arti yaitu Allah Maha Mendengar semua sesuatu, baik yang pelan maupun yang keras, baik yang terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.

Dengan nama Allah As Sami’ maka Allah dapat Mendengar segala doa hamba-Nya.

Di dalam Al Quran telah dicontohkan cara berdoa salah satu dengan memuji Allah dengan menyebut nama As Sami’ ini, supaya doa dikabulkan.

Nana Allah As Sami’ terdapat dalam Al-quran Surah Al Baqarah ayat 127.

27. Al Bashir (Yang Maha Melihat)

Al Bashir memliki artinya Allah Maha Melihat dan Menyaksikan atas segala sesuatu, baik yang tampak oleh mata maupun yang rahasia.

Al Bashir selalu bergandengan dengan As Sami’, seperti yang terdapat dalam di dalam Surat Asy Syura ayat 11 dan Al Isra ayat 1.

Dalam Al Quran juga telah dicontohkan dalam berdoa hendaknya dengan menyebut nama As Sami’ dan Al Bashir supaya doa dapat dikabulkan.

28. Al Hakam (Maha Menetapkan)

Al Hakam memiliki arti yakni Allah menjadikan sesuatu dengan rapi dan kuat. Al Hakam juga dapat berarti hakim yaitu Allah lah yang memutuskan sesuatu kehendak hamba-Nya baik di dalam dunia maupun di dalam kehidpan akhirat.

Keterangan mengenai Al Hakam terdapat di dalam Al Quran, dSurat Al An’am ayat 114 dan Surat Al Qashash ayat 70.

29. Al ‘Adl (Yang Maha Adil)

Al ‘Adl memliki arti Allah Yang Maha Adil, jadi sudah pasti Allah melakukan sesuatu yang pantas dan sangat adil kepada mahkluk-Nya.

Dan Allahtidak pernah berlaku zalim dalam memberikan hukuman kepada hamba-Nya.

Allah telah memerintahkan kita untuk berlaku adil sebagaimana yang terdapat di dalam Al Surat An Nahl ayat 90.

30. Al Lathiif (اللَّطِيفُ) artinya Maha Lembut

Al Lathif artinya Allah sangat baik dan lembut perbuatanNya. Dia sangat lembut kepada hambaNya tanpa mereka ketahui serta meyediakan segala kebutuhan hamba meskipun mereka tidak menyadarinya.

Allah sangat lembut kepada seluruh makhlukNya dengan memberi kehidupan dan rezeki. Sedangkan di akhirat, Allah sangat lembut kepada hambaNya yang beriman. Asmaul husna ke-30 ini tercantum dalam Surat Yusuf ayat 100 dan Al An’am ayat 103.

31. Al Khobir (الْخَبِيرُ) artinya Maha Mengetahui Rahasia

Al Khabir artinya Allah maha mengetahui hal yang terjadi pada masa lalu dan masa yang akan datang. Mengetahui hakikat sesuatu sebelum terjadinya dan hakikat yang tersimpan dalam segala hal.

Nama Al Khabir dalam Al Quran tercantum dalam Surat Al An’am ayat 18 dan 103.

32. Al Halim (الْحَلِيمُ) artinya Maha Penyantun

Al Halim artinya tidak terburu-buru membalas meskipun berkuasa melakukannya. Al Halim juga berarti Allah tidak menahan rezeki atau buru-buru mengazab karena kemaksiatan dan kezaliman makhlukNya meskipun Dia berkuasa melakukan itu semua.

Nama Al Halim ada dalam Surat Al Baqarah ayat 235 dan Al Isra ayat 44. Rasulullah mengajarkan menggunakan asmaul husna ini dalam doa:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Tiada Tuhan selain Allah yang Maha penyantun lagi Maha Mulia, Mahasuci Allah Rabb Arsy yang agung, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam.” (HR. Ibnu Majah)

33. Al ‘Adhiim (الْعَظِيمُ) artinya Maha Agung

Al ‘Adhim artinya Allah Maha Agung. Tiada yang melebihi keagungan Allah baik dalam Dzat, wujud, ilmu, kekuasaan, pengaruh, kebijaksanaan maupun perintahNya.

Dalam Al Quran, nama al ‘adhim disebutkan antara lain dalam Surat Al Baqarah ayat 255 dan Surat Al Waqiah ayat 96.

Ibnu Abbas meriwayatkan, jika Rasulullah mendapat kesulitan, beliau berdoa dengan menyebut nama al ‘adhiim:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ الْحَلِيمُ الْعَظِيمُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

34. Al Ghofur (الْغَفُورُ) artinya Maha Pengampun

Al Ghafur berasal dari kata Al Ghafru yang berarti menutupi. Menunjukkan Allah sangat sering mengampuni dan menutupi dosa hambaNya. Dalil Al Ghafur di antaranya ada pada Surat Al Kahfi ayat 58, Al Hijr ayat 49 dan Thaha ayat 82.

Meminta ampunan kepada Allah, bisa disertai dengan menyebut asmaul husna ke-34 ini.

35. Asy Syakuur (الشَّكُورُ) artinya Maha Menghargai

Asy Syakur artinya Allah maha menghargai dan membalas kebaikan. Allah memuji hamba-hamba pilihanNya dan membalas setiap amal sekecil apa pun amal itu.

Nama Asy Syakur dalam Al Quran disebutkan dalam Surat Asy Syura ayat 23 dan Fathir ayat 34.

36. Al ‘Ali (الْعَلِىُّ) artinya Maha Tinggi

Nama Al Ali menunjukkan bahwa Allah memiliki derajat tertinggi. Ketinggian DzatNya tidak terjangkau oleh kemampuan manusia.

Nama Al Ali dalam Al Quran disebutkan dalam Surat Al Hajj ayat 62 dan Ghafir ayat 12.

37. Al Kabir (الْكَبِيرُ) artinya Maha Besar

Nama Al Kabir menunjukkan bahwa Allah Maha Tinggi dan Maha Besar dalam Dzat, sifat dan perbuatannya. Sehingga sama sekali tidak menyerupai makhlukNya.

Nama Al Kabir dalam Al Quran disebutkan dalam Surat An Nisa ayat 34 dan Luqman ayat 30.

38. Al Hafidz (الْحَفِيظُ) artinya Maha Menjaga

Al Hafidz menunjukkan bahwa Allah sangat kuat menjaga yang ingin dijaga-Nya. Allah menjaga, melindungi dan memelihara sesuatu yang dikehendakiNya.

Nama Al Hafidz dalam Al Quran disebutkan dalam Surat Saba’ ayat 21, Yusuf ayat 64 dan Al hijr ayat 9. Membaca nama Al Hafidz dan merenunginya akan mendatangkan penjagaan Allah.

39. Al Muqit (الْمُقِيتُ) artinya Maha Pemberi Kecukupan

Al Muqit artinya Allah maha memberi kecukupan dan menjamin rezeki hambaNya. Nama Al Hafidz dalam Al Quran disebutkan dalam An Nisa ayat 85.

Sebutlah nama Allah Al Muqit dalam doa saat menginginkan kecukupan, insya Allah Dia akan memberikan kecukupan.

40. Al Hasib (الْحَسِيبُ) artinya Maha Membuat Perhitungan

Al Hasib menunjukkan bahwa Allah akan mencukupi segala kebutuhan hambaNya. Juga menunjukkan Allah akan menghitung amal perbuatan manusia.

Dalam Al Quran, nama Al Hasib antara lain ada dalam Surat An Nisa ayat 6 dan An Nisa ayat 86. Khasiat asmaul husna ke-40 ini, jika dibaca dan diamalkan, insya Allah akan diberi kecukupan perlindungan.

41. Al Jalil (الْجَلِيلُ) artinya Maha Mulia

Al Jalil menunjukkan Allah maha mulia dalam Dzat dan sifatNya. Sempurna dalam Dzat dan sifatNya.

42. Al Karim (الْكَرِيمُ) artinya Maha Pemurah

Al Karim artinya banyak memberi dan berbuat kebajikan tanpa diminta. Al Karim juga berarti memberi tanpa perhitungan, baik yang berhak maupun tidak berhak.

43. Ar Roqib (الرَّقِيبُ) artinya Maha Mengawasi

Ar Raqib artinya Allah maha mengawasi, tidak pernah lalai. Selalu ada dan tak pernah hilang. Selalu mengetahui tentang ciptaanNya.

44. Al Mujib (الْمُجِيبُ) artinya Maha Mengabulkan

Al Mujib artinya maha mengabulkan doa. Allah mengabulkan doa dan permohonan hambaNya. Tak ada doa yang diabaikanNya.

Menyebut doa dengan Ya Mujib atau Ya Mujibas sa’ilin insya Allah memudahkan terkabulnya doa dan permohonan.

45. Al Waasi’ (الْوَاسِعُ) artinya Maha Luas

Al Wasi’ artinya maha luas yang kekuasaaNya tidak berbatas. Demikian pula kekuatan, kemampuan, dan kerajaanNya tidak terbatas.

46. Al Hakim (الْحَكِيمُ) artinya Maha Bijaksana

Al Hakim artinya maha bijaksana, sangat tepat dalam mengukur dan sangat baik dalam mengatur. Allah bersih dari segala perbuatan yang tidak sesuai dengan keagungan dan kesempurnaanNya.

47. Al Wadud (الْوَدُودُ) artinya Maha Pencinta

Al Wadud berasal dari kata Al Wud yang artinya cinta. Al Wadud artinya Allah mencintai hambaNya yang taat dengan cara memberi mereka nikmat dan kasih sayang.

48. Al Majid (الْمَجِيدُ) artinya Maha Mulia

Al Majid berasal dari kata Al Majdu yang berarti kemuliaan yang sempurna, keluasan dan kemurahan. Al Majid artinya Allah sangat luas kemuliaan, ketinggian dan kedudukanNya.

49. Al Ba’its (الْبَاعِثُ) artinya Maha Membangkitkan

Al Ba’its berasal dari kata Al Ba’tsu yang berarti menggugah dan membangunkan, mengutus dan menghidupkan manusia setelah kematian. Al Baits artinya Allah membangkitkan manusia setelah mereka mati untuk dihisab dan diberi balasan di akhirat.

Al Baits juga berarti Allah membangkitkan semangat hambaNya. Sehingga mengamalkan dzikir al baits bisa membangkitkan semangat.

50. Asy Syahid (الشَّهِيدُ) artinya Maha Menyaksikan

Asy Syahid artinya Allah mengawasi hambaNya, melihat perbuatan mereka, mendengar segala yang diucapkan. Tidak ada yang tersembunyi dariNya.

51. Al Haq (الْحَقُّ) artinya Maha Benar

Al Haq artinya Allah maha benar, keberadaanNya tidak bisa diingkari, harus diakui. Al haq juga berarti Allah ada tanpa permulaan hingga selamanya.

52. Al Wakil (الْوَكِيلُ) artinya Maha Memelihara

Al Wakil artinya Allah maha memelihara. Dialah yang berkuasa sekehendakNya karena kesempurnaan ilmu dan kekuasaanNya.

53. Al Qowiy (الْقَوِىُّ) artinya Maha Kuat

Al Qowi artinya Allah maha kuat. Kekuatan dan kekuasaanNya sempurna sehingga tidak ada sesuatupun yang tidak bisa didapatkanNya.

54. Al Matin (الْمَتِينُ) artinya Maha Kokoh

Al Matin artinya Allah memiliki kekuatan yang besar, yang tidak akan melemah karena apa pun. Nama ini berasal dari kata al matanah yang artinya kuat, rapi, erat dan padatnya sesuatu. Seringkali Al Matin digandengkan dengan Al Qowi.

55. Al Waliy (الْوَلِىُّ) artinya Maha Melindungi

Al Waliy artinya Allah melakukan seluruh urusan makhluk dan menjamin menyelesaikan semuanya. Al Wali juga berarti Allah melindungi hamba-hambaNya yang taat.

56. Al Hamid (الْحَمِيدُ) artinya Maha Terpuji

Al Hamid artinya Allah berhak mendapatkan pujian dan pujaan karena memiliki Dzat yang sangat agung, sifat yang sempurna dan kekuasaan tiada tara.

57. Al Muhshi (الْمُحْصِى) artinya Maha Menghitung

Al Muhshi artinya Allah mengetahui segala sesuatu dengan segala gerak dan diamnya. Al Muhshi juga berarti Allah menghitung dan menulis perbuatan dan perkataan hambaNya.

58. Al Mubdi (الْمُبْدِئُ) artinya Maha Memulai

Al Mubdi artinya Allah maha memulai. Yakni memulai menciptakan makhluk dari yang sebelumnya tidak ada menjadi ada.

59. Al Mu’id (الْمُعِيدُ) artinya Maha Mengembalikan Kehidupan

Al Muid artinya Allah maha mengembalikan kehidupan. Yakni menghidupkan kembali makhluk yang setelah mereka mati dan binasa.

60. Al Muhyi (الْمُحْيِى) artinya Maha Menghidupkan

Al Muhyi artinya Allah maha menghidupkan. Dia memberikan kehidupan kepada makhlukNya dengan meniupkan ruh.

61. Al Mumit (الْمُمِيتُ) artinya Maha Mematikan

Al Mumit artinya Allah maha mematikan. Dia membuat makhluk mati setelah hidup dengan mengambil ruhnya.

62. Al Hayyu (الْحَىُّ) artinya Maha Hidup

Al Hayyu artinya Allah maha hidup. Allah memiliki kehidupan abadi, tidak berpermulaan dan senantiasa abadi.

63. Al Qoyyum (الْقَيُّومُ) artinya Maha Mandiri

Al Qayyum artinya Allah maha mandiri. Yakni sangat besar kepengurusanNya kepada makhlukNya.

64. Al Wajid (الْوَاجِدُ) artinya Maha Penemu

Al Wajid artinya Allah maha mengetahui dan menemukan. Allah menemukan siapa saja yang dicariNya. Tidak ada sesuatupun yang bisa menghalang-halangi.

65. Al Maajid (الْمَاجِدُ) artinya Maha Mulia

Al Maajid artinya Allah memiliki kemuliaan dan keluasan yang sempurna. Nama ini mirip dengan Al Majiid.

66. Al Waahid (الْوَاحِدُ) artinya Maha Tunggal

Al Wahid artinya Allah maha tunggal. Hanya satu, tiada duanya dan tidak ada yang menyerupaiNya.

67. Al Ahad (الْوَاحِدُ) artinya Maha Esa

Al Ahad artinya Allah maha esa. Asmaul husna ini di antaranya difirmankan Allah dalam Surat Al Ikhlas. Kalimat ini pula yang menjadi penguat Bilal mempertahankan keimanan ketika disiksa Umayyah bin Khalaf.

68. Ash Shomad (الصَّمَدُ) artinya Maha Dibutuhkan

As Somad artinya Allah maha dibutuhkan. Dia dituju ketika makhluk membutuhkan sesuatu. Segala sesuatu butuh kepadaNya sedangkan Dia tidak butuh sesuatu apa pun.

69. Al Qoodir (الْقَادِرُ) artinya Maha Berkuasa

Al Qadir artinya Allah maha berkuasa. Dia memiliki kekuasaan penuh, tiada yang bisa menandingi dan mengalahkanNya.

70. Al Muqtadir (الْمُقْتَدِرُ) artinya Maha Berkuasa

Al Muqtadir adalah bentuk lain dari Al Qadir. Asmaul Husna ke-70 ini menunjukkan bahwa kekuasaan Allah tidak berpermulaan dan tidak akan berakhir.

71. Al Muqaddim (الْمُقَدِّمُ) artinya Maha Mendahulukan

Al Muqaddim artinya Allah mendahulukan siapa pun yang dikehendakiNya. Sehingga segala sesuatu tepat di urutannya. Termasuk mendahulukan satu kejadian atau perbuatan dari yang lainnya.

72. Al Muakhir (الْمُؤَخِّرُ) artinya Maha Mengakhirkan

Al Muakhir artinya Allah mengakhirkan siapa pun yang dikehendakiNya. Sehingga segala sesuatu tepat di urutannya. Termasuk mengakhirkan satu kejadian atau perbuatan dari yang lainnya.

73. Al Awwal (الأَوَّلُ) artinya Maha Awal

Al Awwal artinya Allah maha awal. Dia ada tanpa didahului oleh sesuatu, tidak ada sesuatupun yang lebih dulu ada dariNya.

74. Al Akhir (الآخِرُ) artinya Maha Akhir

Al Akhir artinya Allah maha akhir. Dia kekal abadi selamanya, tidak ada akhirnya.

75. Adh Dhahir (الظَّاهِرُ) artinya Maha Nyata

Adh Dhahir artinya Allah maha nyata. Tanda kekuasaan dan kebesaranNya demikian nyata terpampang di alam semesta.

76. Al Bathin (الْبَاطِنُ) artinya Maha Ghaib

Al Bathin artinya Allah maha ghaib. Dia tersembunyi dari penglihatan makhlukNya, tidak ada penglihatan yang bisa mencapaiNya.

77. Al Waaliy (الْوَالِى) artinya Maha Memerintah

Al Wali artinya Allah memiliki segala sesuatu dan berkuasa atas mereka termasuk memerintahkan apa saja. Apa yang diperintahkanNya harus dilakukan dan hukumNya harus ditegakkan.

78. Al Muta’ali (الْمُتَعَالِى) artinya Maha Tinggi

Al Muta’ali artinya Maha Tinggi. Dia paling sempurna dalam ketinggian dan terbeas dari kekurangan.

79. Al Barr (الْبَرُّ) artinya Maha Penderma

Al Barr artinya Allah selalu sayang dan melimpahkan kebaikan kepada hambaNya. Tidak ada satu makhluk pun yang luput dari kebaikan Allah.

80. At Tawwab (التَّوَّابُ) artinya Maha Pemberi Taubat

At Tawwab artinya Allah maha pemberi taubat. Asmaul Husna ke-80 ini menunjukkan bahwa Allah selalu menerima taubat hambaNya dan memaafkan kesalahan mereka.

81. Al Muntaqim (الْمُنْتَقِمُ) artinya Maha Penyiksa

Al Muntaqim artinya Allah akan menyiksa orang-orang yang durhaka kepadaNya. Al Muntaqim juga menunjukkan bahwa Allah menyiksa orang-orang kafir yang memusuhi RasulNya.

82. Al Afuw (الْعَفُوُّ) artinya Maha Pemaaf

Al Afuw artinya Allah Maha Pemaaf. Dengan cara Dia menghapus catatan keburukan seorang hamba sehingga ia tidak dibalas dan disiksa.

83. Ar Rauf (الرَّءُوفُ) artinya Maha Pengasih

Ar Rauf artinya Allah Maha Pengasih. Allah sangat mengasihi hambaNya. Di dunia, ar Rauf mengasihi dengan memberi nikmat kepada seluruh ciptaanNya. Namun di akhirat, ar Rauf hanya mengasihi hambaNya yang beriman.

84. Malikal Mulki (مَالِكُ الْمُلْكِ) artinya Penguasa Alam Semesta

Malikal Mulki artinya Allah Penguasa alam semesta. KekuasaanNya meliputi langit dan bumi, sehingga seluruh kehendakNya akan terlaksana di alam semesta.

85. Dzul Jalali wal Ikram (ذُو الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ) artinya Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

Dzul Jalali wal Ikram artinya Allah Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan. Dia sempurna dalam Dzat, sifat, dan perbuatanNya serta selalu memberikan nikmat kepada hambaNya.

86. Al Muqsith (الْمُقْسِطُ) artinya Maha Adil

Al Muqsith artinya Allah Maha Adil dalam menghakimi. Allah menolong hamba yang terzalimi hingga mendapatkan haknya kembali.

87. Al Jami’ (الْجَامِعُ) artinya Maha Mengumpulkan

Al Jamir artinya Allah Maha mengumpulkan. Yakni mengumpulkan seluruh hambaNya di akhirat nanti. Mulai Nabi Adam hingga manusia terakhir.

88. Al Ghani (الْغَنِىُّ) artinya Maha Berkecukupan

Al Ghani artinya Allah Maha Berkecukupan. Dia cukup dengan DzatNya sehingga tidak membutuhkan yang lain.

89. Al Mughni (الْمُغْنِى) artinya Maha Memberi Kekayaan

Al Mughni artinya Allah maha memberi kekayaan. Dia memberi kekayaan kepada siapapun yang dikehendakiNya dengan besaran tertentu sebagaimana dikehendakiNya.

90. Al Maani’ (الْمَانِعُ) artinya Maha Mencegah

Al Maani’ artinya Allah maha mencegah. Dia menahan dan mencegah bahaya dan musibah bagi orang-orang yang dikehendakiNya.

91. Adh Dharr (الضَّارُّ) artinya Maha Memberi Derita

Adh Dharr artinya Allah maha memberi derita bagi orang-orang yang durhaka kepadaNya. Penderitaan dan bahaya dari Allah tidak bisa dicegah oleh siapa pun.

92. An Nafi’ (النَّافِعُ) artinya Maha Memberi Manfaat

An Nafi’ artinya Allah maha memberi manfaat bagi orang-orang yang yang dikehendakiNya. Siapapun yang diberi manfaat oleh Allah, tidak ada satu mahkluk pun yang bisa menghalanginya.

93. An Nur (النُّورُ) artinya Maha Bercahaya

An Nur artinya Allah maha bercahaya. Dia terang dengan sendiriNya dan menerangi makhlukNya. An Nur juga berarti Dia yang menampakkan sesuatu yang dikehendakiNya.

Nama An Nur dalam Al Quran antara lain terdapat dalam Surat An Nur ayat 35 dan 40.

94. Al Hadi (الْهَادِى) artinya Maha Memberi Petunjuk

Al Hadi artinya Allah memberi petunjuk ke dalam hati orang-orang yang beriman. Sehingga mereka yang dikehendakiNya mengetahui dan mengikuti kebenaran.

Nama Al Hadi antara lain ada dalam Surat Al Hajj ayat 54 dan Surat Yunus ayat 25.

95. Al Badi’ (الْبَدِيعُ) artinya Maha Pencipta

Al Badi artinya Allah maha pencipta. Tidak ada sesuatupun yang bisa menyamai dan menandingiNya baik dalam Dzat,sifat maupun perbuatan. Nama Al Badi bisa dilihat dalam Surat Al Baqarah ayat 117 dan Surat Al An’am ayat 101.

96. Al Baqi (الْبَاقِى) artinya Maha Kekal

Al Baqi artinya Allah maha kekal. Dia tidak akan mati dan tidak akan binasa. Dia abadi selama-lamanya. Nama Al Baqi di antaranya bisa dilihat dalam Surat Ar Rahman ayat 27.

97. Al Warits (الْوَارِثُ) artinya Maha Pewaris

Al Warits artinya Allah maha pewaris. Yakni segala sesuatu adalah ciptaanNya dan akan kembali kepadaNya. Nama Al Warits bisa dilihat dalam Surat Al Hijr ayat 23 dan surat Maryam ayat 40.

98. Ar Rasyid (الرَّشِيدُ) artinya Maha Menunjukkan

Ar Rasyid artinya Allah maha menunjukkan. Dia menunjukkan kepada hamba-hamba yang dikehendakiNya sehingga mereka beriman dan mengikuti petunjuk.

Nama Ar Rasyid menunjukkan bahwa orang-orang yang sedang mencari kebenaran harus bergantung kepada Allah, meminta kepada-Nya. Sebagaimana Surat Al Kahfi ayat 10.

99. Ash Shabur (الصَّبُورُ) artinya Maha Sabar

Ash Shabur artinya Allah maha sabar. Dia tidak terpengaruh dengan terjadinya banyak kemaksiatan sehingga buru-buru menghukumnya. Allah justru menyimpan atau menahan hukumanNya untuk memberi kesempatan hambaNya bertaubat.