Campuran Warna

8 min read

Campuran Warna – Halo sobat pada kesempatan ini kembali waheedbaly.com akan membagikan sebuah artikel, kali ini akan membahas tentang campuran warna. Tentu tidak asing lagi bukan dengan warna sedari kecil kita telah mengenal berbagai jenis warna. Ternyata warna dapat dicampur dan menghasilkan warna baru. Untuk sobat yang penasaran dengan bagaimana dan apa campuran warna itu dapat sobat simak pembahasannya berikut dibawah ini.

Pengertian Warna

Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam sebuah cahaya sempurna serta kesan yang akan ditimbulkan karena adanya pencahayaan yang akan menyinari mata kita. Sementara menurut dari para ahli warna merupakan sebuah kumpulan dari banyak pigmen-pigmen.  

Baca Juga: Pengertian Warna Menurut Ahli

Pengertian Campuran Warna

Campuran warna adalah sebuah kombinasi antar beberapa warna seperti perpaduan dua warna primer, warna primer dan warna sekunder, atau bisa juga warna primer dan warna tersier.

Tabel Pencampuran Warna

Dalam pencampuran warna akan dikenal pembagian warna dasar sebagai berikut :
  • Warna Primer

Warna primer atau yang lebih dikenal dengan warna dasar seperti warna merah, biru serta kuning. Dari warna ini dapat dilakukan pencampuran hingga menciptakan warna baru berjumlah puluhan serta mencapai ratusan warna.

  • Warna Universal (Netral)

Warna universal dengan sebutan lain yaitu warna netral seperti warna hitam serta putih. Warna hitam ini berasal dari kombinasi seluruh warna primer dengan bentuk pigmen serta komposisi tertentu sehingga menjadi satu warna. Sedangkan warna putih sendiri tercipta karena dilakukan penggabungan dari semua warna primer dengan bentuk cahaya dan menjadi satu.

  • Warna Spesial

Warna yang spesial termasuk warna unik serta tidak biasa, misalnya pada warna emas, perak dan warna neon atau stabilo. Warna-warna ini membutuhkan komposisi kimia secara khusus yang dapat membentuk warna ini hanyalah pabrik dengan menggunakan ketentuan dan standarisasi

  • Zat Additive

Zat additive atau zat kimia adalah zat yang akan ditambahkan ke dalam sebuah warna yang dicampur untuk mendapatkan sebuah hasil akhir yang beda dari yang biasanya.

Contohnya zat kimia additive fluorescent untuk membentuk warna menjadi bercahaya ketika gelap, zat additive metalic akan membuat warna gemerlap saat terkena sinar serta doff powder yang mampu membuat warna menjadi tidak mengkilap dan lain sebagainya.

Teknik Pencampuran Warna

Dalam sebuah metode pencampuran warna terdapat 3 istilah yaitu sebagai berikut :
  • Warna primer = Merah, Biru, Kuning
  • Warna Sekunder = Orange, Ungu, Hijau
  • Warna Tersier = Magenta dan Cyan
Berikut merupakan teknik dasar dalam mencampur warna yang harus sobat ketahui :
  1. Tuang warna muda ke arah warna tua.

Untuk mencampurkan berbagai warna, maka dahulukan dengan menuangkan warna yang paling muda ke yang lebih tua. Contohnya pada saat ingin membentuk warna merah muda atau pink (dari merah + putih), maka prosesnya tuangkan cat warna putih ke dalam suatu wadah kemudian masukkan cat merah yang sedikit demi sedikit serta sambil diaduk sehingga warna yang akan diinginkan menjadi terbentuk.

  1. Apabila kita tidak mengetahui komposisi campuran dari suatu warna

Misalnya komposisi warna “terracota”. Jelas sobat dapat melihatnya bahwa warna terracota ini sangat mirip warna oranye serta warna coklat. Sehingga dalam tahap pembuatanya akan dahulukan warna oranye, yang disusul mencampurkan warna coklat secara sedikit demi sedikit.

Mencampur Warna Primer Menjadi Warna Sekunder

Warna sekunder adalah warna yang dihasilkan karena adanya kombinasi dua warna primer, warna universal. Untuk mencampurkan takarannya harus sesuai. Berikut contoh dari beberapa warna sekunder :
  • Merah + kuning = orange/jingga
  • Merah + hitam = merah tua
  • Merah + putih = merah muda
  • Merah + biru = ungu
  • Biru dan kuning = hijau
  • Hitam + putih = abu – abu

Mix Warna Sekunder

Warna sekunder sebenarnya warna yang dihasilkan dari pencampuran dua warna primer, namun sobat juga dapat mencoba menambahkan warna universal. Contohnya :
  • Merah tua = merah + hitam
  • Merah muda = merah + putih
  • Hijau = kuning + kuning
  • Kuning muda = kuning + putih
  • Abu = putih + hitam
  • Biru tua = biru + hitam
  • Biru muda = biru + putih
  • Jingga / oranye = merah = kuning
  • Ungu = biru + merah

Mencampur Warna Sekunder Menjadi Warna Tersier

Warna tersier adalah warna yang dihasilkan dari gabungan antara tiga warna da bahkan lebih. Selain dari itu warna tersier tidak harus terbatas jumlahnya, tetapi juga tergantung imajinasi serta kreativitas sobat. Berikut contoh warna tersier :
  • Merah + hijau (Kuning + biru) = coklat
  • Merah muda + jingga = peach
  • Putih + coklat + hitam = sand
  • Merah + coklat = maroon
  • Kuning + hijau = kuning lemon
  • Merah + putih + biru = magenta
  • Biru + ungu ( merah + biru ) = biru dongker

Mix Warna Tersier

Warna tersier merupakan warna yang akan dihasilkan dari suatu mix tiga warna dapat lebih. Pada warna tersier ini tidak terbatas jumlahnya, hal ini tergantung pada kemampuan serta imajinasi sobat. Contohnya :
  • Kuning lemon = kuning + hijau
  • Coklat = merah + hijau (kuning+biru)
  • Tan = kuning + coklat
  • Greenish blue / tosca = hijau + biru
  • Peach = merah muda + jingga
  • Coklat susu = coklat + putih
  • British tan = kuning + coklat + merah
  • Coklat muda = coklat + putih + kuning
  • Saddle brown = coklat + kuning + merah
  • Dusty = merah muda + putih + coklat
  • Sand = putih + coklat + hitam
  • Charcoal = hitam + putih
  • Beige / cream = putih + kuning + coklat
  • Magenta / magenta = merah + putih + biru
  • Burgundy = ungu (merah+biru) + merah
  • Maroon = merah + coklat
  • Turquoise = putih + hijau + biru
  • Broken white / bone = putih + coklat
  • Terakota = jingga + coklat
  • Lime green = hijau + kuning + putih
  • Olive = putih/kuning + hijau + coklat
  • Icy blue = putih + biru + kuning
  • Kuning mustard = kuning + coklat

Membuat Warna Gelap dan Terang

Berikut merupakan beberapa campuran 3 warna atau lebih yang dapat kalian jadikan sebagai sebuah sumber referensi di dalam memperlajari warna :

Warna Misty dan Warna Zamrud

Warna misty serta warna zamrud adalah warna yang menambah kesan minimalis,  jika di aplikasikan dalam dunia fashion serta design rumahan. Kedua warna tersebut mampu memberikan efek cerah. Berikut adalah komposisi pencampuran warnanya.
  • Warna Misty = merah + magenta + cyan + putih.

Dengan Perbandingan 2 : 1 : 5 : 5

  • Warna zamrud = cyan + hijau + hitam + putih

Dengan Perbandingan 2 : 4 : 5 : 1

Disimpulkan bahwa pada warna misty terdapat 15% merah, 8% magenta 38% cyan serta 38% putih.

Warna Daisy dan Matcha

Pada dunia fashion, kedua warna ini sangat populer. Khususnya untuk pakaian kaum hawa, warna ini menambah kesan yang ceria, cantik serta bagus untuk dipandang.
  • Warna daisy = kuning + biru + hijau + putih

Dapat disimpulkan perbandingan 1 : 4 : 1 : 5

  • Warna matcha = kuning + cyan + magenta + putih

Dapat disimpulkan perbandingan 2 : 1 : 3 :5

Warna Atalier dan Warna Disney

Sedangkan kedua warna di atas sangat bagus jika digunakan sebagai warna interior serta exterior rumah yang mampu memberikan kesan elegan serta cantik. Berikut merupakan komposisi warna atalier dengan warna disney.
  • Warna atalier = merah + hijau + putih + biru

Perbandingan yang didapat  3 : 1 : 2 : 5

  • Warna disney = kuning + magenta + biru + putih

Perbandingan yang didapat  4 : 4 : 3 : 5

Warna Burgundy dan Warna Loreal

Kedua warna ini sering dijumpai sebagian besar pada warna lipstik, bedak, hijab dan lain sebagainya. Berikut adalah komposisinya.
  • Warna burgundy = merah + hitam + magenta

Perbandingan warna ini  3 : 2 : 5

  • Warna loreal = merah + cyan + putih + hijau

Perbandingan warna ini 4 : 3 : 1 : 5

Warna Khaki dan Warna Chinos

Umumnya kain chinos yang lebih halus serta khaki jahitan lebih terasa apabila diraba. Komposisi warnanya :
  • Warna khaki = kuning + magenta + putih + hijau

Perbandingan yang ada 1 : 2 : 2 : 4

  • Warna chinos = kuning + magenta + putih + cyan

Perbandingan yang ada 4 : 3 : 3 : 1

Warna Hijau Tosca dan Biru Tosca

Hampir disetiap design dan seni umumnya banyak menggunakan warna tosca karena banyak pencinta warna ini. Berikut dibawah ini adalah komposisi warna tosca:
  • Warna hijau tosca = biru + cyan + putih + hijau

Perbandingannya  1 : 5 : 2 : 3

  • Warna biru tosca = biru + magenta + cyan

Perbandingannya 2 : 3 : 1

Warna Salmon dan Warna Coral

Jenis warna ini cenderung lebih mempunyai kesan feminim karena dari kedua warna ini ada warna pink di dalamnya. Berikut komposisi warna tersebut.
  • Warna salmon = merah + kuning + magenta + putih

Perbandingan dari warna 3 : 4 : 3 : 5

  • Warna coral = merah + kuning + putih

Perbandingan dari warna 2 : 5 : 3

Warna Peach dan Apricot

Pada kenyataanya warna ini lebih cerah danserta terlihat elegan. Biasanya warna peach serta apricot sering dijumpai pada interiior ruangan serta pakaian wanita.
  • Warna peach = merah + kuning + putih

Perbandingan yang diperoleh 1 : 1 : 5

  • Warna Apricot = kuning + merah muda + putih

Perbandingan yang diperoleh 3 : 2 : 5

Warna Mocca dan Coklat

Untuk perpaduan dua warna ini sering dijumpai dan banyak diaplikasikan pada berbagai ruangan, tempat serta benda.
  • Warna mocca = merah + hijau + putih + hitam

Perbandingan warna mocca 2 : 1 : 5 : 4

  • Warna coklat = merah + kuning+ magenta + hitam

Perbandingan warna coklat 5  : 2 : 2 : 2

Warna Navy Blue dan Moccasin

Warna navy blue yang lebih dikenal biru dongker dan moccasin termasuk warna unik serta menarik. Warna ini mempunyai banyak sekali penggemarnya.
  • Warna navy blue = magenta + cyan + biru

Perbandingan dari navy blue 2 : 4 : 1

  • Warna Moccasin = kuning + putih + magenta

Perbandingan dari moccasin 3 : 1 : 5

Contoh Kombinasi Warna Yang Baik

Berikut beberapa contoh dari kombinasi warna sebagai berikut :
  • Warna kuning jika dikombinasikan dengan warna Biru maka akan menghasilkan warna hijau
  • Warna merah apabila dikombinasikan bersama warna merah akan menghasilkan warna jingga
  • Warna biru sendiri jika dikombinasikan dengan warna merah yang dihasilakn adalah warna ungu
  • Warna merah jika dikombinasikan dengan warna ungu maka akan menghasilkan warna cokelat

Cara Mencampur Warna

Warna pertama yang dapat disebut warna dasar adalah berikut ini: Warna Primer
  • MERAH
  • KUNING
  • BIRU
Warna Sekunder
  • MERAH + KUNING = JINGGA
  • MERAH + BIRU = UNGU MUDA
  • KUNING + BIRU = HIJAU
Warna Tertier
  • JINGGA + HIJAU = COKLAT MUDA
  • HIJAU + UNGU MUDA = HIJAU PUDAR
  • JINGGA + UNGU MUDA = COKLAT TUA
Cara Membuat Warna Hitam
  • MERAH + BIRU + KUNING = HITAM
Membuat Warna Abu-Abu
  • HITAM + PUTIH = ABU-ABU
  • JINGGA + BIRU + PUTIH = ABU-ABU
  • MERAH + PUTIH + HIJAU = ABU-ABU
  • KUNING + PUTIH + UNGU MUDA = ABU-ABU
Membuat Warna Muda
  • MERAH + PUTIH = WARNA MUDA
Membuat Warna Hijau
  • LEMON YELLOW + ULTRAMARINE + PUTIH = HIJAU

Arti Warna Bagi Psikologi Manusia

Berikut makna warna yang melibatkan respon psikologi serta fisologi pada manusia.

Warna Merah

Merah adalah warna ini mengilhami kekuatan, kehangatan, cinta, energi, nafsu serta agresi. Warna merah dapat memicu tingkat emosional dari seseorang, serta warna ini yang paling sering menarik sebuah perhatian. Sifat Positif Merah:
  • Bersemangat
  • Energik
  • Cinta
  • Kekuatan
  • Dinamis
  • Komunikatif
  • Aktif
  • Kegembiraan
  • Mewah
  • Percaya diri
  • Dramatis
  • Merah cerah khusus yang menggambarkan kerasnya cita-cita serta keinginan.
Sisi Negatif:
  • Agresif
  • Kompetisi
  • Pelamar
  • Kemarahan
  • Nafsu dan emosi
  • Dominasi
  • Penolakan / kontradiksi

Warna Mageta

Warna magenta merupakan kombinasi dari merah dengan ungu. Properti warna magenta :
  • Semangat
  • Kekuatan serta energi
  • Keseimbangan mental, spiritual, fisik atau emosional
  • Perubahan dan transformasi negatif ke perubahan lebih baik.
Warna Pink / Merah Muda Merah muda atau merah muda ini melambangkan cinta serta romansa adalah warna yang feminin. Dalam kondisi yang normal, warna ini selalu dikaitkan dengan suatu hal yang membuat wanita akan dan sedang jatuh cinta, terkait dengan wanita yang memberi kesan feminin. Sifat Positif Warna Pink:
  • Cinta atau kasih sayang
  • Kehangatan
  • Kewanitaan
  • Romantisme
  • Ketenangan fisik
  • Memelihara
  • Simbol Kelangsungan dari Hidup Manusia.
Sifat Negatif dari Warna Pink:
  • Membosankan
  • Melemahkan sebuah energy

Warna Jingga / Oranye

Warna oranye merupakan kombinasi merah dengan kuning. Oranye merupakan warna kuat serta hangat, penggunaan yang memberikan perasaan nyaman. Jeruk juga sering digunakan pada tempat makan serta lingkungan kerja yang membutuhkan sebuah produktivitas. Sifat Oranye:
  • Kecerian
  • Ambisi
  • Keakraban
  • Keramahan
  • Rasa nyaman
  • Interaksi yang bersahabat
  • Penuh percaya diri
  • Kreativitas
  • Energik
  • Keamanan dari sensualitas
  • Sikap menyenangkan
  • Pemicu selera makan pada seseorang
  • Keramahan
  • Penuh harapan
  • Merangsang emosi.
Sifat Negatif Warna Orage:
  • Kesan “murah”
  • Mudah dijangkau
  • Kurangnya sikap intelektualisme
  • Gaduh
  • Frustrasi
  • Kesembronoan
  • Merangsang perilaku yang hiperaktif
  • Perampasan
  • dan ketidak dewasaan.

Warna Kuning

Kuning merupakan warna cerah serta ceria yang dapat merangsang otak serta membuat manusia akan lebih waspada serta lebih kencang. Warna kuning ini dapat menarik perhatian yang di karenakan jumlah cahaya yang akan dipantulkannya lebih besar dari warna yang lainnya. Namun tidak akan semenarik warna merah. Sifat Positif Kuning:
  • Optimis
  • Penuh suka cita
  • Berenergi
  • Kekuatan emosional
  • Keramahan
  • Spontanitas
  • Sosial
  • Mendominasi
  • Toleran
  • Rasa Ingin tahu
  • Antusiasme
  • Percaya diri
  • Harapan
  • Kegembiraan
  • Makna kekeluargaan serta persahabatan
  • Keleluasaan
  • Santai
  • Ekstraversi
  • Cita-cita
  • Harga diri
  • Kreativitas
  • semangat yang tinggi.
  • Imajinatif
  • Masa muda
  • Kedermawanan
Sifat Negatif Kuning
  • Plin-plan atau inkonsisten
  • Irasionalitas
  • Ketakutan
  • Kerapuhan
  • Emosional
  • Depresi
  • Kurang dapat dipercaya

Warna Hijau

Hijau merupakan warna yang terkait dengan keindahan alam. Dalam psikologi dari warna, hijau digunakan untuk membantu seseorang meredakan depresi. Untuk menyeimbangkan serta menenangkan emosi sehingga menjadi lebih baik. Sifat Positif Hijau:
  • Kehidupan
  • Ketenangan
  • Rileksasi
  • Kemudahan
  • Kesejukan
  • Keberuntungan
  • Keuangan
  • Penyeimbang emosi
  • Menurunkan stres
  • Penyembuhan
  • Empati
  • Kesegaran
  • Ketabahan
  • Kekerasan hati
  • Harmoni
  • Cinta universal
  • Kedamaian
Warna Negatif Hijau:
  • Menimbulkan rasa terperangkap serta tersesat
  • Ambisi
  • Keserakahan
  • Kebosanan
  • Stagnasi
  • Superior

Warna Tosca

Dalam psikologi warna, warna Tosca atau disebut pirus adalah warna yang baik dalam membantu konsentrasi. Dapat menenangkan jalannya sistem saraf sehingga akan menjadikan pikiran lebih jernih serta lebih percaya diri. Warna tosca pas digunakan untuk speaker serta mereka yang bekerja pada mode multitasking. Properti Warna Tosca: Keseimbangan emosional
  • Stabilitas
  • Penghalau kesepian
  • Ketenangan
  • Kesabaran
  • Penyemangat

Warna Biru

Biru merupakan salah satu warna yang dikaitkan dalam dunia bisnis. Terutama pada perusahaan yang mengutamakan sebuah keseriusan dalam pekerjaannya. Di bidangkan dengan desain interior, biru sering digunakan dalam menciptakan kesan yang lebar, kesegaran, kesegaran, stabilitas dan relaksasi dalam sebuah ruangan. Sifat Positif Warna Biru:
  • Kepercayaan
  • Kepercayaan
  • Serius
  • Konsistensi
  • Konsentrasi
  • Tenang
  • Profesional
Sifat Negatif Warna Biru:
  • Curam
  • Asing
  • Acuh tak acuh
  • Tidak ramah
  • Tidak ada ambisi
  • Ragu
  • Dingin
  • Keras kepala
  • Bangga padamu
  • Kurangnya empati

Warna Nila / Ungu

Violet merupakan warna yang sangat unik, terutama yang dikarenakan jarang ditemukan pada di alam. Penggunaan dari warna ini mewakili harapan serta kepekaan yang besar. Sifat Positif dari Warna Ungu:
  • Ajaib
  • Aura spiritualitas
  • Gaib
  • Menghantui
  • Ambisius
  • Martabat
  • Kebenaran
  • Menarik perhatian
  • Kekuatan
  • Imajinasi
  • Sensitivitas
  • Kualitas
  • Mandiri
  • Kebijaksanaan
  • Kekayaan dan kemewahan
  • Sensitisasi
  • Visioner
  • Orisinalitas
Sifat Negatif Warna Ungu:
  • Tidak akurat
  • Sendirian

Warna Cokelat

Warna merupakan sebuah simbol warna Bumi dan dikaitkan dengan warna hijau sebagai sebuah warna alami. Warna cokelat ini identik dengan hal yang alami. warna coklat ini mirip dengan hitam namun coklat menunjukkan hal yang lebih banyak rasa manis. Sifat Positif Coklat:
  • Serius
  • Panasnya
  • Kita bisa percaya
  • Dapat diandalkan
  • Elegan
  • Panasnya
  • Dukung
  • Merasa nyaman serta aman
  • Kesederhanaan
  • Dewasa atau tua
  • Akrab
Warna Coklat Negatif:
  • Tidak berperasaan
  • Malas
  • Tua
  • Kurang toleran
  • Tuan
  • Berat
  • Curam
  • Pesimis

Warna Gold / Emas

Warna emas sama dengan bentuk emas fisik, merupakan sebuah aset dan prestise yang sangat berharga di seluruh negara. Warna emas ini mirip dengan warna kuning,  artinya secara substansial kuning dan emas sama. Properti Warna emas:
  • Produksi
  • Kemakmuran
  • Aktif serta dinamis
  • Sukses
  • Kemewahan
  • Kemenangan
Sifat Negatif dari Warna Emas:
  • Kesombongan

Warna Silver / Perak

Silver adalah bahasa yang akan menghadirkan warna yang begitu mirip dengan warna perak. Warna perak merupakan warna yang mempunyai kesan sesuai dengan karakter dari perakan. Properti Warna Silver:
  • Glamor
  • Mahal

Warna Putih

Bentuk sederhana serta simbol minimalis akan terlahir dari penggunaan warna ini. Penggunaan warna putih yang digunakan dengan tepat juga akan memungkinkan untuk memberikan efek kepercayaan atas kualitas yang tidak akan mengecewakan sobat. Sifat Positif Putih:
  • Kepercayaan
  • Kemurnian serta kemurnian
  • Steril
  • Keaslian
  • Kemurnian
  • Manis
  • Presisi
  • Kebersihan
  • Luas
  • Eksotis
  • Kekudusan
  • Cahaya
  • Kebebasan
Sifat Negatif Warna Putih:
  • Sakit kepala
  • Terisolasi
  • Lelah
  • Dingin

Warna Abu-abu

Abu-abu adalah campuran dari warna hitam dengan putih yang sering digunakan sebagai warna “penetral”. Sifat Positif Abu-abu:
  • Serius
  • Kemerdekaan
  • Bertanggung jawab
  • Lebar
  • Meringkas dengan tidak menentukan tujuannya
  • Stabil
  • Netral serta tidak memihak
Sifat Negatif Abu-abu:
  • Tidak komunikatif
  • Kekurangan energi
  • Membosankan
  • Kurang percaya diri
  • Kelembaban
  • Murung
  • Hibernasi

Warna Hitam

Meskipun banyak pihak mengatakan bahwa hitam bukan salah satu warna, namun harus sepakat terlebih dahulu bahwa hitam merupakan sebuah warna. Sifat Positif dari Hitam:
  • Kekuatan
  • Percaya diri
  • Maskulin
  • Keabadian
  • Sifat dramatis
  • Melindungi
  • Glamor
  • Keamanan
  • Emosional
  • Efisiensi
  • Substansi
  • Gaib
  • Klasik
  • Keteguhan
  • Elit
  • Keanggunan
  • Mempesona
Sifat Negatif Hitam:
  • Kematian
  • Kegelapan
  • Kesedihan
  • Perasaan sedang buruk
  • Kepunahan
  • Murung
  • Menakutkan
  • Murung
  • Kosong
  • Penghancuran
  • Kerusakan
  • Takut
  • Kesedihan
  • Putus asa

Tabel Kode Warna

Demikianlah artikel dengan pembahasan Campuran Warna, semoga dapat membantu sobat dalam memahami campuran warna. Banyak sekali jenis dan macamnya, semoga bermanfaat sampai jumpa dilain kesempatan.

Pengertian Syirkah

GuruCerdas Rada
3 min read

Pengertian Qirad

GuruCerdas Rada
3 min read

Arti Hamasah

Santri Angga
1 min read