Doa Aqiqoh

4 min read

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Berikut doa Aqiqoh, doa memotong rambut bayi, dan doa meniupkan ubun-ubun dilengkapi dengan pengertian dan makna sesuai hadits beserta penulisan dalam bahasa Arab, latin dan arti dalam bahasa Indonesia akan kami jelaskan secara detail, Selanjutnya simak penjelasan dibawah ini.

Sahabat masih bersama kami disini yang selalu belajar bersama tentang doa-doa yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, kali ini kita akan membahas seputaran doa aqiqoh.

Sebagaimana kita ketahui bersama semua yang berkaitan dengan doa, kita dianjurkan untuk mengikuti apa yang telah diajarkan oleh panutan kita yaitu Sayyidina Muhammad SAW, yang kali ini berkaitan dengan Aqiqoh Nabi Muhammad telah menjelaskan dalam sebuah hadist yang beliau sampaikan.

Hadist Tentang Aqiqoh

Didefinisi Aqiqoh yang bermakna sebagai penyembelihan hewan dalam rangka penebusan seorang anak atas orang tuanya. sebagaimana Nabi saw telah sabda dalam sebuah hadits yang riwayat Abu Dawud nomor 1522, yang berbunyi sebagai berikut

الْغُلاَمُ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ اْلسَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسَهُ وَيُسَمَّى

Seorang anak tergadaikan dengan (tebusan) aqiqah yang disembelih untuknya dihari yang ke tujuh, dicukur rambut kepalanya dan diberi nama.

Inilah yang menjadi landasan dasar kenapa aqiqoh tergolong sangat penting, maka bagi yang sudah diberikan kemampuan harta untuk bisa melaksanakan penyembelih hewan, namun bagi yang belum mampu penyembelihan hewan untuk aqiqoh dapat dilaksakan sebatas kemapuannya.

Baca Juga ; Doa Qunut Subuh

Hukum Aqiqoh

Dalam hal Aqiqoh sendiri adalah sebagai wujud rasa syukur orang tua karena telah diberi rezeki sekaligus titipan berupa seorang anak oleh Allah SWT. Hukum dari penyembelihan hewan aqiqoh disepakati oleh para ulama adalah Sunnah Muakad.

Ketentuan Hewan Aqiqoh

Aqiqoh mempunyai sayarat dan ketentuan, namun apa saja yang menjadi syarat dan ketentuannya bagi anak laki-laki dan perempuan, dan umur berapakah waktu yang tepat untuk Aqiqoh sibayi, mari kita lihat bersama keteranag dibawah ini yang sesuai dengan hadist Nabi SAW.

Ketentuan dan Syarat Waktu Aqiqoh

Menurut sebuah Hadist Aqiqoh dilaksakan ketika bayi berumur tujuh (7) hari, tetapi jika belum mampu pada hari ketujuh (7) boleh dilaksankan pada hari keempet belas (14)

Jika masih belum mampu dihari keempat belas boleh dihari kedua puluh satu (21) melaksakan Aqiqohnya, dan jika dihari kedua puluh satu belum juga mampu sebagian ulama berpendapat boleh dilaksakan pada saat yang bersangkutan sudah mampu untuk menyembelih hewan Aqiqohnya.

Ketentuan Hewan Untuk Aqiqoh

Untuk ketentuan jumlah hewan untuk Aqiqoh ada perbedaan mengenai jumlah hewan yang digunakan untuk Aqiqah antara anak laki-laki dan perempuan, untuk Aqiqah anak laki-laki dua ekor kambing sedangkan untuk anak perempuan satu ekor kambing.

Untuk jenis kelamin hewan Aqiqoh tidaklah menjadi persoalan baik jantan maupun betina, sesuai dengan sebuah Hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

عن الغلام شاتان وعن الجارية شاة لايضركم أذكرانا كن أم إناث

Artinya ; untuk anak laki-laki dua kambing, dan untuk anak perempuan satu kambing, dan tidak memudharati kalian apakah kambing-kambing tersebut jantan atau betina

Hadist inilah yang menjadi landasan ketentuan untuk jenis hewan, apakah jantan atau betina. hal penting yang jangan sampai terlupakan oleh kita saat ingin berAqiqoh yaitu berniat karena segala sesuatu harus diawali dengan niat, berikut bacaan niat untuk Aqiqoh

Bacaan Niat Untuk Aqiqoh

Segala perbuatan hendak kita dahulukan dengan berniat agar apa yang menjadi tujuan kita diberikan ridho oleh Alloh swt, berikut lafadz niat untuk berAqiqoh.

Bacaan Niat Aqiqoh Arab

أَللَّهُمَّ هَذِهِ عَقِيْقَةُ …..بْنِ/بِنْتِ فَتَقَبَّلْهَا

Bacaan Niat Aqiqoh Latin

Alloohumma haadzihii ‘aqiiqotu……bin/binti….fataqob-balhaa

Artinya

Ya Allah, ini adalah aqiqah …bin/binti…maka terima lah

Itulah bacaan niat sebelum hendak melaksanakan Aqiqoh, karena berniat merupakan hal yang penting untuk menguatkan kembali apa yang menjadi tujuan kita,

Setelah beniat saat ingin berAqiqoh perlu kita ketahui juga, terutama untuk orang yang akan menyebelih hewan Aqiqohnya untuk membaca doa sebagai berikut.

Baca Juga : Doa Selamat

Doa Memotong Hewan Aqiqoh

Dalam hal memotong hewan pada umum sama namum untuk hewan Aqiqoh ada sedikit tambahan doa yang dikhusus kan untuk orang yang berAqiqoh, dengan bacaan sebagai berikut.

Bacaan Doa Memotong Hewan Aqiqoh Arab

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ [ اللهم مِنْكَ وَلَكَ ] اللهم تَقَبَّلْ مِنِّي هَذِهِ عَقِيْقَةُ

Bacaan Doa Memotong Hewan Aqiqoh Latin

Bismillâhi walLâhu Akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minni. Hadzihi ‘aqiqatu…(sebutkan nama yang berAqiqoh)

Artinya

Dengan menyebut nama Alloh dan Alloh Maha Besar. Ya Allah, dari dan untuk-Mu. Ya Alloh, terimalah dari kami. Inilah aqiqahnya,,, pulan bin/binti pulan… (sebutkan nama yang berAqiqoh)

Inilah serangkian syarat dan ketentuan masalah hewan Aqiqoh dan niat Aqiqoh, kemudian kita masuk kepembahasan tentang doa aqiqoh mulai dari mencukur rambut, meniup ubun-ubun bayi dan Doa walimah al-‘Aqiqah., mari kita simak satu persatu.

Doa Mencukur Bayi

Berikut ini adalah doa ketika kita mencukur rambut bayi yang diAqiqohi dengan doa sebagai berikut ini

Bacaan Doa Mencukur Rambut Bayi Arab

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَللهم نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ, اللهم سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bacaan Doa Mencukur Rambut Bayi Latin

Bismillâhirrahmânirrahîm. Alhamdulillâhirabbil ‘âlamîn. Allâhumma nûrus samâwâti wa nûrusy syamsyi wal qamari, Allâhumma sirruLlâhi nûrun nubuwwati RasuluLlâhi ShallaLlâhu ‘alaihi wasallam walhamduliLlâhi Rabbil ‘âlamin.

Artinya

Dengan menyebut nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji hanya untuk Alloh, Tuhan semesta alam, Ya Alloh, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Alloh, rahasia Alloh, cahaya kenabian, Rosulululloh SAW, dan segala puji Bagi Alloh, Tuhan semesta alam

Doa Ketika Meniupkan Ubun-Ubun Bayi

Setelah mencukur rambut bayi kemudian dilajutkan dengan meniupkan ubun-ubun sibayi seraya sambil membaca doa sebagai berikut

Bacaan Doa Meniup Ubun-Ubun Bayi Arab

اللَّهُمَّ إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Bacaan Doa Meniup Ubun-Ubun Bayi Latin

Allohumma innî u’îdzuhâ bika wa dzurriyyatahâ minasy syaithonir rajîm

Artinya

Ya Alloh, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk

Setelah semua rangakain diatas sudah dilakukan biasa dilanjutakn dengan peresmian dan ditutup dengan doa, berikut tata cara dan rangkaian dalam pemberian atau peresmian nama sijambang bayi yang diAqiqohkan.

Tata Cara Peresmian atau Pemberian Nama Bayi

Dikalangan warga Nahdhiyin biasanya Aqiqoh dilengkapi dengan serangkaian acara yang cukup meriah yang dibarengi dengan pembacaan kitab al-Barzanji kemudian dilanjutkan dengan bersholawat dan Marhaban,

Semua rangkaian ini adalah sebagai wujud syukur atas karunia Alloh SWT. dan dsekaligus doa untuk sijabang bayi yang baru hadir dialam dunia agar kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah, berikut tata cara serangkaiannya.

Bacaan Doa Peresmian dan Pemberian Nama Bayi

Untuk Anak Laki-Laki

سَمَّيْتُكَ ﴿سَمَّيْنَكَ﴾ بِالْٳِسْلَامِ الّذِي سَمَّاكَ بِهِ اللهِ ٠٠٠ بن ٠٠٠ الْفَاتِحَة

Sammaituka (sammainaka)bil-Islaamilladziy sammaaka bihiLLaahi…bin… al Faatihah

Untuk Anak Perempuan

سَمَّيْتُكِ ﴿سَمَّيْنَكِ﴾ بِالْٳِسْلَامِ الّذِي سَمَّاكِ بِهِ اللهِ ٠٠٠ بنت ٠٠٠ الْفَاتِحَة

Sammaituki (sammainaki) bil-Islaamilladziy sammaaki bihiLLaahi…binti… al Faatihah

Kemudian dilanjutakan dengan membaca doa Aqiqoh Tentu diawali dengan memuji Alloh dan bersholawat atas Nabi, berikut contoh doa yang sederhana untuk dao Aqiqoh.

Bacaan Doa Aqiqoh

Doa Aqiqoh ini yang lazim dibaca saat mendoakan sijabang bayi saat sedang beraqiqoh walaupun sedikit singkat namun cukup lengkap.

Bacaan Doa Aqiqoh Arab

بٍسْمٍ اللہِ الرّحْمٰنِ الرّحِيْم
الْحَمْدُ رَبِّ الْعالميْنَ حمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَہٗ وَيُكَافِيْ مَزِيْدَہٗ يَاربَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ الْكَرِيْم وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ .اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰىْ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِهٖ وَاَصْحَابِہٖ اَجْمَعِيْنَ اللّٰهُمَّ اجْعَلْ هذَااِسْمًامُبَارَكًالَّہٗ وَاجْعَلْ بِطَاعَتِكَ اشْتِغَالَهٗ وَبِمَا يُرْضِيْكَ عَمَالَہٗ بِطَلَبِ عِلْمِكَ اجْتِهَادَهٗ وَاخْتِمْ بِالصَّالِحَاتِ اَجَالَہٗ

بِالصَّالِحَاتِ اَجَالَہٗ
اللّٰهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهٗ فِيْ طَاعَتِكَ وَطَاعَتِ رَسُوْلِكَ وَصَحِّحْ جَسَدَہٗ فِيْ سِحَّةٍ وَععَافِيَةٍ وَسَلَامَةٍ وَنَوِّرْ قَلْبَهٗ وَثَبِّتْ اِيْمَانَہٗ
وَارْزُقْهُ رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا مُبَارَكًا وَاسِعًا وَاِليَ الْخَيْرِ قَرِبْہُ
وَعَنِ السَّرِّ اَبْعدْهُ وَبِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرّاحِمِيْنَ رَبّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَّا عَذَابَ النَّارِ وصلي اللهُ علي خير خلقہٖ سيّدنا محمّد وَعَلٰى آلِهٖ وَاَصْحَابِہٖ اَجْمَعِيْنَ سبحان ربّك ربّ العزة عما
يصفون وسلام علي المرسلين والحمدللهِ ربّ العالميْنَ

Bacaan Doa Aqiqoh Latin

Bismillaahi-Rohmaani-Rohiim. AlhamduliLLaahi Robbil-‘aalamiin hamdan yuwaafiy wayukaafiy maziidahu Yaa Robbanaa lakal-hamdu kamaa yambaghi lijalaali wajhikal-Kariim wa’azhiimi sulthaanika. ALLaahumma shalli wasallim ‘alaa sayyidinaa wamaulaanaa Muhammadin wa’alaa Aalihi wa-ashhaabihi ajma’iin.

Allohummaj’alnaa haadzal-Islaama mubaarokan lahu (laha) waj’al bithaa’atikasytighaalahu (ha) wabimaa yurdhiika ‘amaalahu (ha) bithalabil ‘ilmikajtihaadahu (ha) wakhtim bish-sholihati ajaalahu (ha). Allohumma thawwil ‘umrahu fiy tho’atika wato’ati rosuulika wasahhih jasadahu fiy sihhati wa’aafiyah.

Wa tsabbit iimaanahu (ha) wasalaamatin wanawwir qolbahu (ha) warzuqhu (ha) rizqon halaalan thoyyiban mubaarokan waasi’an wa ilal-khoiri qoribhu (ha) wa’anis-sarri ab’adhu (ha) wabirohmatika Yaa arhamar-Rohimiin. Robbanaa taqobbal minnaa innaka Antas-samii’ul-‘aliim. Watub ‘alainaa innaka Antat-tawwaabur-Rohiim.

Robbanaa aatinaa fid-dunya hasanatan wa fil-aakhiroti hasanatan waqinnaa ‘adzaaban-naar. Washolallohu ‘alaa khoiri kholqihi sayyidinaa Muhammadin wa’alaa aalihi wa-ashhaabihi ajma’iin. Subhaanaka Robbika Robbi-‘izati ‘ammaa yashifuun wasalaamun ‘alal-mursaliina wal-hamdulillaahi Robbil-‘aalamiin

Sedikit catatan untuk doa diatas jika anak laki-laki maka lafadznya ( Hu ) dan bila anak perempuan lafadznya ( Ha ). Demikianlah sedikit penjelasan mengenai Aqiqoh, semoga bisa menjadi manfaat khususnya bagi penulis sendiri. mohon maaf bilsa terjadi kesalahan dalam penulisan dan lainnya.

Wallohu A’lam

Terima Kasih, Wassalam.

Cara Wudhu Orang Sakit

Santri Angga
2 min read

Doa Ketika Bersin

Santri Angga
3 min read

Bacaan Ijab Kabul

Santri Angga
3 min read