Doa Iftitah

3 min read

Doa Iftitah lengkap dengan bacaan Arab, latin Dan arti yang umum di gunakan saat Sholat wajib maupun sunnah

ASSALAMU ‘ALAIKUM  WAROHMATULLOHI WABAROKATUH.

Sobat kali ini kami akan menuliskan beberapa macam bacaan doa iftitah. Perlu kita ketahui bahwasannya doa iftitah ini ada beberapa macam.

Bacaan doa iftitah yang biasa dibaca oleh Rasulullah SAW sekitar ada tujuh macam bacaannya, saat melakukan sholat wajib maupun sunnah.

Namum kali ini kita akan membahas beberapa saja dianatara nya dao iftitah yang umum dibaca oleh warga NU dan juga yang biasa dibaca oleh warga Muhammadiyah

Hukum Membaca Doa Iftitah

Adapun hukum dalam membaca do’a iftitah ini adalah sunnah, berikut dalil menegenai hukum membaca doa iftitah.

Diantaranya hadist dari Abu Hurairah

كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره

Artinya ; Biasanya Rosulullah Shallallohu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rosulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu, adalah: (beliau menyebutkan doa istiftah)” (Muttafaqun ‘alaih)

Baiklah mari kita bahas satu persatu bacaan doa iftitah menurut warga NU dan warga Muhammadiyah.

Baca Juga ; Doa Selamat

Doa Iftitah NU

Berikut ini bacaan doa iftitah yang umum di baca atau digunakan oleh warga NU. Lengkap kami tuliskan dengan bahasa Arab, Latin berserta artinya

Bacaan Doa Iftitah Arab ( NU )

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلا

إِنِّىْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Bacaan Doa Iftitah Latin ( NU )

Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiro, wa subhaanalloohi bukrotaw-wa’ashiila.

Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fathoros-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiin.

Inna sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Robbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Artinya

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari.

Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).

Itulah bacaan doa iftitah bagi warga Nahdatul Ulama { NU } yang lazim dibaca pada saat sholat setelah takbirotul ihkrom.

Baca Juga ; Doa Meminta Hujan

Doa Iftitah Muhammadiyah

Adapun bagi warga Muhammadiyah bacaan doa iftitah yang biasa di gunakan ada 2 versi diantaranya

Diambil berdasarkan hadits shohih yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim. Ini adalah doa iftitah yang biasanya dibaca oleh Rasulullah SAW pada saat sholat wajib.

Bacaan 1, Doa Iftitah Muhammadiyah Arab

اللَّحُمَّ بَا عِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَا يَاىَ كَمَا بَاعَدْتْ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ , اللَّهُمَّ نَقِّنِى مِن الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوبُ الاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ , اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Bacaan 2, Doa Iftitah Muhammadiyah Latin

Allaahumma baa’id bainii wa baina khataa yaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. Allaahumma naqqinii minal khataa yaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadu minad danas. Allaahummaghsil khataa yaaya bilmaa-i wats tsalji wal barad.

Artinya

Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahnku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya  (Tuhan) Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air, dan air dingin.

sedikit keterangan, Rosulullah SAW menganjurkan kita untuk memperpendek bacaan sholat ketika sedang sholat secara berjamaah. Oleh sebab  itu Rosulullah SAW menggunakan doai iftitah ini dikarenakan bacaan doa iftitah ini cukup pendek.

Doa Iftitah Yang Kedua

Doa iftitah yang kedua ini berdasarkan pada hadits yang shohih dari Imam Muslim. Sesekali Rosululloh SAW membacanya saat mengerjakan shalat wajib, Namun beliau lebih sering menggunakannya pada saat beliau menjalankan sholat sunnah.


Kata musliman yang terdapat didalam kurung bacaan diatas merupakan lafadz tambahan. Lafadz ini terdapat didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud.

Bacaan 2, Doa Iftitah Arab

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّمَوَ اتِ وَالاَرْضَ حَنِيفًا (مُسْلِمًا) وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِ كِيْنَ اِنَّصَلاَتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى

 الِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ لاَ شَرِ يْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِنَ اللَّهُمَّ اَنْتَالْمَلِكُ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ . اَنْتَ رَبِّى وَاَنَ عَبْدُكَ ظَلَمْتُ

 نَفْسِى وَاعْتَرَ فْتُ بِذَنْبِى فَاغْفِرْ لِى ذُنُوبِى جَمِيعًا اِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ اِلاَّ اَنْتَ وَاهْدِنِى لاَحْسَنِ الاَخْلَاقِ لاَ يَهْدِى لاَحْسَنِهَا اِلاَّ

 اَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّى سَيِّئَهَا لاَ يَصْرِفُ عَنِّى سَيِّئَهَا اِلاَّ اَنّتَ لبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالشَّرُّ لَيْسَ اِلَيْكَ اَنَا بِكَ ؤَاِلَيْكَ تَبَارَ كْتَ وَتَعَا لَيْتَ

 اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوبُ اِلَيْكَ

Bacaan 2, Doa Iftitah Latin

Wajjahtu wajhiya lilladzii fathoros samaawaatii wal ardho haniifan (musliman) wa maa ana minal musyrikiin. Inna sholaati wa nusukii wa mahyaaya wa mamaati lillahiihi robbil ‘aalamiin. Laa syariikalahuu wa bidzaalika umirtu wa ana awwalul muslimiin.

Alloohumma antal maliku laailaaha illaa anta, anta robbii wa ana ‘abduka dholamtu nafsii wa’taraftu bidzambii fagh firlii dzunuubii jamii’an. Laa yagh firudz dzunuuba illaa anta, wah diniiliahsanil akhlaaqi laa yahdil liahsanihaa illaa anta.

Washrif ‘annii sayyiahaa laa yashrifu ‘annii sayyiahaa illaa anta. Labbaika wa sa’daika wal khairu kulluhuu fii yadaika, wasysyarru laisa ilaika. Ana bika wa ilaika. Tabaarakta wa ta’aalaita astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Artinya

Yaa Alloh, Engkau adalah raja tiada Tuhan yang pantas disembah melainkan Engkau, Engkau adalah Tuhan dan aku adalah hamba-Mu. aku menganiaya diriku, aku mengakui dosaku. Oleh karena itu ampunilah dosaku, sesungguhnya tidak akan ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.

Tunjukkan aku pada akhlak yang baik, karena tidak akan (ada) yang menunjukkan kepadanya kecuali Engkau. Hindarkan aku dari akhlak yang jahat, tidak akan ada yang bisa menjauhkan aku daripadanya kecuali Engkau.

Aku penuhi panggilan-Mu dengan kegembiraan seluruh kebaikan dikedua tangan-Mu dan kejelekan tidak dinisbahkan kepada-Mu. Aku hidup dengan pertolongan dan rahmatmu dan kepadaMu aku kembali. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Aku memohon ampun dan bertaubat kepadaMu.

Itulah dua bacaan doa iftitah yang gunakan oleh warga Muhammadiyah .

Demikaian pembahasan tentang bacaan doa iftitah yang dapat kita bahas kali ini, memang ada perbedaan diantara bacaan doa iftitah antara warga Nahdatul Ulama dan warga Muhammadiyah.

Namun jangan dijadikan perdebatan antar sesama saudara semuslim, karena semua nya mempunyai dalil dan keterangan masing-masing dan menurut Mazhab Imam mereka masing-masing yang diikuti.

Wallohu A’alm

Terima kasih,wassalam

Doa Untuk Pengantin

Santri Angga
2 min read

Sholat Jenazah

Santri Angga
2 min read

Bacaan Sujud Sahwi

Santri Angga
2 min read