Doa Kafaratul Majelis

2 min read

Doa Kafaratul Majelis atau doa penutupan majelis, makna doa Kafaratul Majelis dan dalil tentang doa disertai penjelasannya.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dalam hidup bermasyarakat tentunya kita pernah dan sering datang untuk menghadiri pertemuan-pertemuan yang bertemu dengan banyak orang.

Seperti pertemuan-pertemuan dalam perkumpulan membahas tentang kegiatan belajar mengajar dan berdiskusi, pertemuan dalam urusan pekerjaan dan lain sebagainya.

Sebagai seorang yang beragama islam, baik muslim maupun muslimat kita diajarkan mengawali sebuah pertemuan kegiatan dengan berdoa terlebih dahulu dan juga menutupnya juga dengan berdoa, agar acara atau kegiatan tersebut mendapatkan rido Allah dan juga di lindungi dari hal-hal yang buruk.

Alhamdulilah belakang sudah banyak kita jumpai di dalam sebuah acara mereka saat ini mengawali sebuah acara tersebut dengan berdoa dan juga menutup acaranya dengan berdoa pula.

Nah, bagi teman dan saudara-saudara yang belum hafal ataupun mengetahui bacaan doa tersebut, berikut ini akan kami sampaikan bacaan doa Kafaratul Majlis atau bacaan doa penutup majlis.

Baca juga: Doa Masuk Kelas

Bacaan Doa Kafaratul Majelis

Berikut di bawah ini adalah bacaan doa kafaratul majelis atau doa penutup majelis, akan kami tuliskan dalam tulisan Arab, Latin dan berikut artinya.

Bacaan Arab


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Bacaan Latin

Subhanakallaahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik”.

Artinya

”Maha Suci Engkau, Ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku mohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Aku berbuat keburukan atau berbuat zholim kepada diriku sendiri. Maka ampunilah, karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau”.

Doa kafaratul majlis ini adalah doa yang diajarkan oleh Rasul saw, dan beliau mendapatkan langsung dari Malaikat Jibril.

Baca juga: 15 Waktu Mustajab Untuk Berdoa

Keterangan Dalil Tentang Doa Kafaratul Majelis

Rasulullah saw mengatakan hukum membaca doa kafaratul majelis ini adalah sunnah, seperti dalam sabdanya yang berbunyi:

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ جَلَسَ فِي مَجْلِسٍ فَكَثُرَ فِيهِ لَغَطُهُ، فَقَالَ قَبْلَ أَنْ يَقُومَ مِنْ مَجْلِسِهِ ذَلِك

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

إِلاَّ غُفِرَ لَهُ مَا كَانَ فِي مَجْلِسِهِ ذَلِكَ

Artinya: “Siapapun yang sedang berada di dalam suatu majelis, kemudian pada suatu majelis tersebut terdapat banyak perkataan yang tidak bermanfaat.

Kemudian sebelum meninggalkan majelis, mengucapkan atau berdoa ini (Maha Suci Engkau Ya Allah, dan segala puji bagi-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampun pada-Mu, dan aku taubat pada-Mu), Kecuali telah diampuni bagi orang tersebut, sesuatu yang ada dalam majlis tersebut.” (Hadist riwayat. Tirmidzi).

Baca juga: Doa Minta Jodoh

Makna Doa Kafaratul Majelis

Di dalam doa ini terdapat makna yang begitu luar biasa bagi yang mau membacanya, berikut penjelasan makna doanya..

1. Bacaan Tasbih

Pada doa ini terdapat kalimat tasbih sebagai awalannya yang berarti kita telah mensucikan Allah swt.

Maksudnya, Allah lah Dzat Yang Maha Suci dan tiada sedikitpun cela dan kekurangan. Sedangkan kita ini adalah makhluk kotor, lemah penuh kekurangan dan berlumur dosa .

Kalimat tasbih ini memiliki makna sebuah pengakuan seorang hamba kepada Tuhannya dari segala kelemahan, kebodohan, dan juga kezhaliman.

2. Bacaan Tahmid

Dengan membaca kalimat tahmid ini berarti kita telah memuji Allah, Dia lah yang berhak untuk dipuji, karena Allah swt tiada kekurangan dari suatu apapun.

Maksudnya, segala puji hanyalah milik Allah, Allah lah yang berhak untuk dipuji sedangkan seorang hamba adalah seorang yang lemah, miskin dan bodoh di mata Allah, dengan bersikap demikian berarti kita telah mengakui kebesaran Allah dan sadar akan kekurangan kita.

3. Doa Memohon Ampunan

Setelah kita membaca kalimat tasbih dan kalimat tahmid, kemudian kita lanjutkan dengan berdoa memohon ampun atas segala dosa dari kesalahan, maupun kelalaian terjadi baik yang kita sadari maupun yang kita sadari selama di dalam majelis.

4. Bacaan Istighfar

Bacaan Istighfar pada doa ini bertujuan untuk memohon maaf kepada Allah, agar selalu terjaga dari keburukan dan dosa yang tealh lalu, baik keburukan saat di dunia dan di akhirat.

Dalam sabdanya Rasulullah saw mengatakan

طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا

Artinya : “Beruntunglah bagi orang-orang yang memperoleh di dalam catatan amalnya istighfar yang banyak.”

Nah, inilah penjelasan makna yang terkandung dalam doa ini, semoga mudah dipahami bagi kita semua.

Demikianlah pembahasan mengenai doa penutup majelis semoga bisa bermanfaat untuk kita bersama.

Terima kasih, Wassallam.

Baca juga doa-doa lainnya:

Doa Ketika Marah

Santri Angga
2 min read

Niat Mandi Setelah Haid

Santri Angga
2 min read

Niat Mandi Hari Jumat

Santri Angga
1 min read