Doa Ketika Marah

2 min read

Doa Ketika Marah: Assalamu’alaikum. Di dalam ajaran Islam, penyakit marah merupakan penyakit sangat mengerikan, karena dengan marah berarti orang tersebut akan merasa dirinya benar, hal yang demikian tidaklah baik dalan ajaran Islam.

Namum penyakit yang satu ini sangat sulit untuk dihindari, karena semua orang pasti pernah mengalami yang namanya marah ini.

Meskipun demikian, marah juga diperbolehkan asalkan tidak ada emosi, yang demikian ini bisa juga diartikan bersikap tegas.

Rasulullah Saw menganjarkan kepada kita semua sebagai umatnya untuk membaca doa ketika marah , Berikut penjelasannya.

Baca juga: 7 Amalan Penarik Rezeki

Bacaan Doa Ketika Marah

Dalam sebuah hadist telah di riwayatkan, Rasulullah Saw berkata:


إِني لأعلمُ كَلِمَةً لَوْ قالَهَا لذهبَ عنهُ ما يجدُ، لَوْ قالَ: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ، ذهب عَنْهُ ما يَجدُ

Arinya: “Sungguh aku telah mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, maka marahnya akan hilang. Jika dia membaca ‘A’udzu billahi minas syaithonir rajim, marahnya akan hilang” (Hadist riwayat: Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan hadist diatas, salah satu doa yang bisa dibaca saat marah adalah sebagai berikut:

Bacaan Doa Ketika Marah Arab


أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ

Bacaan Doa Ketika Marah Latin

”Auzubillahi Minasyaitonirrojim”

Artinya

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”

Di dalam hadist yang lain, Rasulullah Saw juga menganjurkan untuk membaca doa sebagai berikut ketika sedang marah:

Bacaan Arab


اَللهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذَنْبِىْ وَاذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِىْ وَاَجِرْنِىْ مِنَ الشَّيْطَانِ

Bacaan Latin

”Allahummagfirli dzanbi wadzhib ghaidzo qalbi wa ajirni minasy syaithon”

Artinya

”Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku dan selamatkanlah aku dari kejahatan setan”.

Nah itulah dua doa yang dianjurkan oleh Nabi Saw pada saat sedang marah. Bacalah doa di atas saat sedang marah dengan salah satunya, dan semoga amarah akan menjadi reda dengan membaca doa ini.

Baca juga: Doa Terbebas Hutang

Cara Menghadapi Orang Marah Dalam Islam

Terdapat beberapa cara untuk meredam amarah dalam ajaran Islam, diantaranya sebagai berikut:

1. Perbanyak Membaca Istighfar

Ketika didapati kita melihat seorang yang sedang marah, maka sikap kita sebagai sesama muslim untuk mengingatkan orang tersebut dengan perbanyak membaca istighfar

2. Menganjurkan Untuk Mengambil Wudhu

Ketika seseorang sedang marah, maka sikap kita sebaiknya menganjurkan orang tersebut untuk wudhu

Terdapat beberapa rahasia khasiat di dalam berwudhu, salah satunya merilekskan otot otot, karena disaat seseorang sedang marah ototnya akan menjadi kenceng dan kaku, dengan berwudhu maka malaikat pun akan mendoakan kita agar terhindar dari godaan setan.

3. Diam Ketika Ada Seseorang yang Sedang Marah

Cara untuk menghadapi orang marah dalam Islam yang berikutnya yaitu menahan dan diam untuk tidak mengucapkannya sepatah katapun. Hal ini seperti apa yang pernah dikatakan oleh sahabat Ali Bin Abi Tholib ra sebagai berikut:

“Seseorang bisa mati karena tersandung lidahnya, Dan seseorang itu tidak mati karena tersandung kakinya, Tersandung mulutnya akan menambah (pening) kepalanya, Sedang tersandung kakinya akan sembuh perlahan”

Perkataan sahabat Ali Bin Abi Tholib ra diatas selaras dengan sabda Nabi Saw, yang berbunyi sebagai berikut:

Artinya: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah Swt dan Hari akhir maka hendaklah ia berkata dengan baik jika tidak lebih baik diam.” (Hadist riwayat, Bukhari dan Muslim)

Keterangan: Ketika ada seseorang yang sedang marah apa yang perlu dilakukan? Sikap kita lebih baik diam dan mendengarkan perkataan orang tersebut saat sedang marah, dan janganlah membantah atau membalas perkataannya, karena hal demikian dapat membuatnya semakin menjadi marah.

4. Merubah Posisi Tubuh Orang yang Sedang Marah

Di dalam sebuah hadist telah dikatakan yang berbunyi:

“Apabila kalian sedang marah, dan dia dalam posisi sedang berdiri, maka hendaknya dia duduk. Karena dengan demikian merahnya bisa hilang. Dan jika belum juga hilang juga, maka hendaknya dia mengambil posisi tidur.” (Hadist riwayat. Ahmad)

Merubah posisi badannya ketika sedang marah dapat meredam kemarahannya, dan jika kita melihat orang yang sedang marah-marah maka ambilkan tempat duduk dan menganjutkan ia untuk duduk.

5. Berdoa Memohonkan Perlindungan Kepada Allah

Cara meredam amarah yang berikutnya adalah dengan berdoa kepada Allah Swt karena, dengan berdoa artinya kita memohon pertolongan dan juga perlindungan dari amarah.

Karena pada hakeakatnya Allah jualah yang menggerakan seseorang itu bisa menjadi marah, dan dengan ini sebagai hamba yang lemah kita hanya bisa berdoa memohon kekuatan agar terlindung dari keburukan sifat marah tersebut.

Doa yang bisa dibaca bisa lihat pada doa yang telah ditulis di atas.

Nah itulah beberapa cara yang dianjurkan dalam ajaran Islam untuk meredam marah, semoga Allah Swt melindungi kita dari sifat marah dan juga melembutkan hati kita.

Demikianlah pembahasan mengenai marah, semoga dapat bermanfaat.

Terima kasih dan Wassalam.

Baca juga Artikel lainnya: