Doa Mandi Wajib

3 min read

DAO-MANDI-WAJIB

Doa mandi wajib, junub atau janabat lengkap dengan tata cara, rukun dan sunnah mandi, bacaan Arab, Latin disertai artinya.

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh,

Apa kabar sobat, semoga selalu sehat dan bahagia, baiklah kali ini kita akan membahas tentang mandi wajib atau mandi junub.

Mandi secara umum adalah kegiatan membersihkan kotoran dari tubuh setelah seharian beraktifitas, agar tubuh menjadi bersih dan segar kembali, namum dalam ajaran Islam mandi selain untuk membersihkan tubuh mandi juga termasuk besuci dikarenakan sesuatu hal yang menjadi wajib hukumnya.

Sebalum kita membahas doa mandi wajib, perlu diketahui terlebih dahulu beberapa hal yang diwajibkan untuk mandi

6 Hal Yang Menjadi Wajib Melaksanakn Mandi Junub

  1. Bersetubuh atau jima’ meskipun tidak keluar mani’ atau sperma
  2. Keluarnya mani’ yang disebabkan mimpi atau hal lainnya
  3. Mati yang bukan mati syahid
  4. Haidh
  5. Nifas
  6. Wiladah

Inilah enam perkara yang menjadi wajib mandi dalam ajaran Islam. setelah kita mengetahui kententuan diatas maka diwajibkan melakukan mandi besar, dalam mandi besar dalam ajaran islam pun sudah diatur tentang tata cara dan doanya.

Berikut doa mandi wajib secara umum yang dibaca sebagai niat ketika akan melaksakan mandi wajib.

Niat Mandi Wajib

Mandi wajib atau mandi junub dalam rangka untuk mensucikan badan dari hadast besar sudah diajarkan tentang bacaan doa oleh Nabi SAW, bacaan cukup pendek semoga kita dapat dengan mudah untuk menghafalnya.

Bacaan Niat Mandi Wajib Arab

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan niat mandi wajib Latin

Nawaitul Ghusla Lifrof ‘il Hadatsil Akbari Fardhol Lillahi Ta’aala

Artinya ;

Aku niat mandi besar untuk menghilangkan hadast besar fardhu karena Alloh ta’aala

Inilah doa mandi wajib yang sudah kita ketahui bersama mudah-mudahan kita dapat mempraktekannya ketika ingin melaksakan mandi wajib dengan benar.

Doa Niat Mandi wajib Setelah Haidh

Kemudain yang diwajibkan untuk mandi besar atau mandi wajib adalah pada saat setelah selesai Haidh bagi wanita, berikut bacaan doa niatnya mandinya.

Bacaan Niat Mandi Wajib Setelah Haidh Arab

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى


Bacaan Niat Mandi Wajib Setelah Haidh Latin

Nawaitul GhuslalLifraf ‘il Hadatsil Haidil Lillahi Ta’ala

Artinya ;

Aku niat untuk mandi wajib untuk mensucikann dari hadast besar setelah haidh karena Allah Ta’ala

Ini niat doa yang kita lafazkan disaat akan memulai mandi, kemudain selanjutnya kita akan bahas mandi wajib nifas bagi wanita.

Doa Niat Mandi wajib Setelah Nifas

Berikut ini adalah bacaan doa mandi wajib ketika selesai dari nifas bagi perempuan dalam rangaka membersihkan diri dari kotoran setelah melahirkan.

Bacaan Niat Mandi Wajib Setelah Nifas Arab

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى


Bacaan Niat Mandi Wajib Setelah Nifas Latin

”Nawaitul Ghusla Liraf il Hadatsil Nifasi Lillahi Ta’ala”

Artinya ;

Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadast besar dari nifas karena Allah ta’ala


Itulah bacaan niat mandi wajib yang sudah dituliskan diatas tentunya dengan sesuai keadaannya masing-masing, setelah doanya perlu juga diketahui yang menjadi rukun dan sunnah dalam mandi wajib.

Fardu Mandi Wajib

Yang menjadi fardhlu dalam mandi wajib ada 3 diantaranya ;

  1. Memabaca niat mandi yang diikuti bersamaan menyiramkan air ke bagian tubuh, letak niat hendak dilafazkan didalam hati
  2. Memebersihkan kotoran apabila terlihat wujud pada tubuh
  3. Meratakan air keseluruh tubuh

Inilah yang di fadhlukan didalam mandi besar, junub atau mandi wajib, selain fardlu ada juga yang sunnah hukumnya dalam melaksakan mandi wajib.

Baca Juga ;Doa Sesudah Wudhu

Sunnah Mandi Wajib

Ada beberapa ketentuan yang disunnahkan dalam melakukan mandi wajib diantaranya ;

  1. Membaca lafaz Bassmallah untuk mengawali
  2. Berwudhu terlebih dahulu sebelum mandi
  3. Menghadap qiblat
  4. Menggosok atau membersihkan deluruh tubuh dengan tangan
  5. Membasuh tubuh sampai tiga kali
  6. Mendahulukan bagian anggota tubuh yang kanan lalu yang kiri

Itulah Sunnah yang bisa kita ikuti dalam melaksanakn mandi wajib agar mandi wajib kita lebih sempurna, dengan keterangan diatas semoga kita lebih faham mana yang menjadi rukun dan sunnah dalam melakukan mandi wajib, junub atau janabat.

Sedikit tambahan pengetahuan untuk wanita, menegenai darah bagi perempuan dibagi menjadi tiga bagian yaitu sebgai berikut ;

Darah Haidh

Darah haidh adalah darah yang keluar dari rahim perempuan yang sehat dan sudah baligh, tanpa suatu sebab,

Darah haidh yang keluar pada wanita minimal satu hari, dan maksimal lima belas hari, tetapai umumnya enam sampai tujuh hari sudah berhenti, jika lebih dari lima belas hari itu bukanlah darah haidh lagi melainkan darah istihadah, darah istihadah paling cepat lima belas hari dan sudah bisa untuk bersuci kembali sedangkan paling lama tidak ada batasannya.

Darah Nifas

Darah nifas adalah, darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan, lama nifas paling sedikit satu lahdhah ( sekejab atau sesaat ) sedangkan paling lama enam puluh hari, tapi pada umumnya empat puluh hari, sudah bisa untuk melakukan bersuci dengan mandi wajib nifas.

Darah Istihadhah

Yang dimaksud darah istihadah adalah darah yang keluar bukan diwaktu haidh, melainkan darah dengan suatu sebab, misalnya sakit dan lain-lain, darah istihadhah itu tidak ada batasanya karena suatu sebab penyakit yang mengakibatkan darah keluar.

Baca Juga ; Doa Bangun Tidur

Larangan Bagi Wanita Haidh dan Nifas

Ada beberapa larangan dan tidak diwajibkan bagi wanita yang sedang haidh diantaranya sebagai berikut ;

  1. Wanita yang sedang haidh dilarang atau tidak diwajibkan untuk melaksankan sholat ( tidak wajib diqodho )
  2. Wanita yang sedang haidh atau nifas tidak diwajibkan puasa, tapi wajib untuk di qodho diwaktu yang lain
  3. Dilarang Thowaf mengelilingi Ka’bah dan Makkah
  4. Tidak disarankan menyetuh Al qur’an dan membawanya
  5. Wanita yang sedang haidh tidak diperkenankan memasuki Masjid karena dikhawatirkan darah akan menetes didalam masjid
  6. Tidak boleh melakukan hubungan suami istri

Inilah sebagaian dari beberapa larangan bagi wanita haidh dan nifas, semoga kita dapat memahaminya,

Demikanlah pembahasan yang singkat mengenai mandi wajib, tata cara, sunnah, rukun, dan larangan bagi wanita haidh serta nifas.

Semoga kita diberikan sedikit kepahaman dari banyak nya ilmu Alloh, ada baiknya untuk lebih jelas mengenai pembahasn diatas, anda bisa mencari pembimbing yaitu seorang guru yang lebih paham soal agama yang mendalam, agar tidak salah dalam pemahaman, Wallohu a’lam

Terima kasih dan mohon maaf

Wassalam