Doa Terbebas Hutang

4 min read

doa melunasi hutang

Assalamualaikum. Ulasan lengkap tentang hutang piutang, dao terbebas dari hutang, pengertian, ganjaran bagi pemeberi, dan tata cara ingin membayar.

Sudah menjadi hal yang lumrah dalam kehidupan ini dan tidak dapat kita dipungkiri pula bahwa semua orang pasti pernah merasakan yang namanya berhutang dan sebalik juga pernah memberi atau mengutangi orang lain.

Penegertian Utang Piutang

Penegrtian utang piutang yaitu memberikan pinjaman kepada orang lain baik berupa barang maupun uang dengan jangka waktu yang telah disepakati antara pemberi hutang dan si penghutang, dan dengan kesepakatan itu sipenghutang bersedia pada waktu yang telah disepakati tadi dapat mengembalikan.

Nah itulah pengertia hutang yang dapat anda ketahui, namum semua orang kemungkinan sulit untuk terlepas dengan yang nama hutang, karena apa yang kita perlu saat ini sangat mudah didapat walaupun kita tidak sanggup dengan membelinya secara Cash.

dengan adanya perkreditan yang menjamur di mana-mana saat ini sangatlah mudah seseorang akan bisa terjerat kedalam lembah utang piutang, karena dorongan nafsu kita yang senantiasaingin memiliki sesuatu walaupun tidak mempunyai uang yang cukup untuk membelinya.

Hutang dapat dikategorikan menjadi beberapa bagian diantara, simak keterangan di bawah ini.

Jenis-Jenis Hutang

Hutang dalam syariat atau hukum agama Islam dibagi menjadi dua bagian yaitu:

  • Qardh Hasan – Hutang baik atau halal
  • Qardh Ribawi – Hutang Haram
  1. Hutang Baik atau Hutang Halal
  • Hutang piutang Qardh hasan atau hutang halal yaitu merupakan transaksi pemberi pinjaman terhadap seseorang yang telah meminjam dengan dasar si memberi pinjamaman tersebut memberi bantuan atau pertolongan tanpa ada bunga dan perjanjian yang menyusahkan si peminjam.

2. Hutang Ribawi atau Hutang Haram

  • Hutang piutang Riwabi atau Riba adalah pinjaman yang diberikan kepada sesorang dengan syarat dan kentutuan yang tentunya bisa memberatkan bagi si peminjam, dan si peminjam menyaratkan memberi kelibihan atas pinjamannya tersebut dengan nilai yang sudah ia tentukan.
  • Memeberi pinjmana dengan bunga dan mengaharapka kelebihan termasuk Riba dan dilarang oleh syriat agama.

Nah inilah dua jenis hutang menurut syareat agama dan perlu kita ketahui supaya kita tidak terjerat dalam hutang piutang yang mengandung Riba.

Baca Juga Doa Sholat Dhuha Penarik rezeki

Pahala Memberikan Utang atau Pinjaman

Ada pepatah yang mengatakan tangan di atasitu lebih utama daripada tangan dibawah, artiny memberi itu lebih baik dari pada menerima.

Rosululloh SAW telah menganjurkan kepada umat nya agar bisa membantu saudaranya yang sedang kekurangan dan dalam kesengsaraan atau penderitaan. jika belum mampu memberi bantuan secara cuma-cuma, maka hendaknya bisa membantu walaupun dengan cara memberi hutangan.

Dalam sebuah Hadist Nabi SAW telah dijelaskan bahwa memberi bantuan atau pinjaman utang kepada sesama saudara muslim sangatlah besar pahalanya,

Rasulullah bersabda:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا ، نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ ، يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا ، سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Artinya: “Barang siapa yang telah membantu menghilangkan kesusahan seorang mukmin dari kesusahan dunia, maka Allah SWT akan menghilangkan kesusahannya dari kesusahan pada hari kiamat. Dan barang siapa memberi kemudahan kepada orang miskin, maka Allah SWT akan memberi kemudahan untuknya pada hari kiamat.” (Hadist Riwayat. Ahmad, Muslim, Abu Dawud).

Namun pada sisi lain Rosulullah SAW telah mengingatkan pula kepada kita agar jangan mudah atau senang berutang karena berutang tanggung jawabnya sangat besar baik di dunia maupun nanti di akhirat kelak.

Dan dalam hadist yang lain Nabi Muhammad SAW telah bersabda yang berbunyi sebagai berikut:

“Demi jiwaku yang ada di Tangan-Nya, seandainya ada seorang laki-laki telah terbunuh di jalan Allah SWT , kemudian ia dihidupkan kembali, lalu terbunuh lagi, kemudian dihidupkan lagi dan terbunuh lagi, sedang ia memiliki utang, sungguh ia tidak akan masuk surga sampai hutangnya lunas dibayarkan.” (Hadist Riwayat. Nasa’i).

Jika dalam keadaan terpaksa kita harus berutang kepada seseorang, maka jika kita sudah diberi kemampuan untuk melunasi data membayar hutang tersebut segeralah dibayarkan hutang tersebut dan jangn di tunda -tiunda lagi.

Nah itulah sedikit keterangan ganjaran atau pahala untuk seseorang yang telah memberikan bantuan atau pinjaman hutang dengan niat yang benar untuk membantu bukan untuk mencari keuntungan.

Baca Juga Sholawat Fatih Shoalawat pembuka rezeki lancar

Doa Agar Terbebas Dari Hutang

Berikut ini akan kami tuliskan bacaan doa agar terhindar dari hutang lengkap dengan tulisan Arab, latin dan juga kami tuliskan artinya:

Bacaan Doa Terbebas Hutang Arab

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Bacaan Doa Terbebas Hutang Latin

“Allohumma inni audzu bika minal Hammi wal hazan, wa audzu bika minal ‘ajzi wal kasal, wa audzu bika minal jubni wal bukhl, wa audzu bika min ghalabatid dain wa qahrir rijal.”

Artinya :

“Ya Alloh, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan juga kesedihan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari ketidak berdayaan dan kemalasan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kepengecutan dan kekikiran. Dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan penindasan orang.”

Nah inilah bacaan doa agar terbebas dari lilitan hutang, semoga dengan sering membaca dan mengamalkan bacaan doa ini selesai sholat lima waktu atau shalat sunnah, kita akan terhindar dari hutang. Aamiin.

Baca Juga Sholawat Nariyah Pembuka jalan kesusahan

Adab dan Doa Ketika Melunasi Hutang

Setelah diberi kemampuan untuk bisa membayar utang ada bebrapa nadab dan doa yang perlu diketahui diantaranya sebagai berikut:

Hadist Rasulullah SAW mengatakan

“Sebaik-baik kamu adalah yang paling baik dalam membayar utangnya.” (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).

Ada dua hal yang perlu dilakukan dalam membayar utang

A. Membaguskan Pembayaran Hutangnya.

  • Jika pada saat memberi pembayaran utang sebaiknya kita bayar dengan lebih dari pinjaman utang kita dulu. Contoh jika kita dahulu meminjam atau berutang uang sebesar 1.000 rupiah, maka saat membayar untuk melunasinya kita bisa memberinya dengan kelebihan 500 rupiah,
  • Hal yang demikian bukanlah berarti kita memberi bunga atas pinjaman kita, namun kita hanya ingin membalas perbuatan biak kepadanya atas perbuatan baiknya.
  • Namun jika kita tidak ingin membalas nya dengan cara perbuatan tersebut tidaklah mengapa, karena sebelum tidak ada perjanjian antara peminjam dan sipemberi.

Syekh Imam Nawawi Telah Mengatakan:

  • “Di sunnahkan baginya orang yang mempunyai utang atau lainnya, dengan mengembalikan (utangnya) dengan sesuatu yang lebih baik dari apa yang ada padanya. Ini termasuk dari bagian sunnah dan aklaqul karimah. Dan, itu bukanlah termasuk utang yang menarik manfaat (bunga), karena sesungguhnya hal itu terlarang, karena yang dilarang adalah yang ada perjanjiannya sewaktu akad utang.”

B. Mendoakan Yang Baik Untuk Orang Yang Memberi Hutang

Dalam hal ini Nabi SAW telah mengajarkan kepada kita untuk membalas perbuatan baik seseorang yang telah menolong dalam memberi pinjaman dengan cara mendoakan kepada orang tersebut.

Doa Untuk Pemberi Hutang

Doa Untuk Pemberi Utang Arab

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِيْ أَهْلِكَ وَمَالِكَ

Doa Untuk Pemberi Utang Latin

“Baarakallahu laka fii ahlika wamaalika”

Artinya


“Semoga Alloh SWT memberikan keberkahan kepadamu dalam keluarga dan hartamu.” (Hadist Riwayat Ibnu Sunni, Nasa’I dan Ibnu Majah ).

Doa ini memliki makna yang berarti kita telah memohonkan kepada Alloh agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepadanya dengan kebaikan yang terus-menerus serta harta yang melimpah untuk dirinya dan juga kepada keluarganya. Wallahu’alam

Nah itulah penjelasan mengenai hutang piutang yang baik untuk kita ketahui, supaya dalam kehudipuan ini jika kita dikehendaki Allah menjadi salah satu peran tersebut sudah mengetahui tentang pengetahuannya sekitar utang dan piutang.

Demikianlah pembahasan singkat ini semoga bisa bermanfaat untuk kita semua, terima kasih dan wassalam.

Artikel lainya yang bisa anda baca dibawah ini: