Mad Wajib Muttasil

1 min read

Mad Wajib Muttasil – Assalamualaikum sobat WaheedBaly.com di kesempatan ini penulis akan kembali berbagi yang kali ini akan membahas tentang Pengertian, Ciri, Hukum dari salah satu Mad . Bagaimana hukum mad dan cara menerapkannya, berikut penulis akan memberikan pembahasan terlengkap beserta contohnya.

Pengertian Mad Wajib Muttasil

Jika dituliskan dalam tulisan arab, Mad Wajib Muttashil dituliskan sebagai berikut: مدواجب متّصل.

Definisi bacaan mad ini dari kata per kata kurang lebih sebagai berikut:

  • mad artinya panjang.
  • wajib artinya harus, tidak boleh tidak.
  • muttashil artinya bersambung..

Dari definisi kata per kata di atas, dapat kita simpulkan bahwa Mad Wajib Muttasil adalah bacaan panjang / mad yang bertemu dengan huruf hamzah di mana mad asli dan hamzah tersebut berada dalam satu kata (kalimah dalam bahasa Arab).

Bacaan panjang atau mad asli sendiri ada 3:

  1. fathah ketemu alif contohnya مَا
  2. kasrah ketemu ya mati contohnya مِيْ
  3. dhommah ketemu wawu mati contohnya مُوْ.

Contoh Mad Wajib Muttasil Beserta Suratnya

Untuk mempermudah pemahaman, maka langsung saja kita masuk ke contoh di dalam Al Quran. Dari Juz 1 sampai 30, ada banyak sekali contoh mad wajib muttashil.

Jika disuruh untuk mencari 15 contoh mad wajib, gak akan kesulitan untuk menemukannya.

Contoh mad wajib muttasil dalam surah al-baqarah:

  1. أُولَٰئِكَ di dalam Surat Al Baqarah ayat 5. Perhatikan yang warna merah, ada bacaan panjang yaitu  لَٰ bertemu dengan hamzah. Ulaika merupakan satu kata/kalimah, sehingga bacaan tersebut dinamakan bacaan mad wajib muttashil.
  2. سَوَاءٌ di dalam Surah Al Baqarah ayat 6. Alasan kenapa mad wajib muttashil, karena ada bacaan panjang yaitu wa (وَا) bertemu dengan hamzah (ءٌ). Keduanya berada dalam satu kalimah/kata.
  3. السُّفَهَاءُ di dalam surah al-Baqarah ayat 13. Alasannya karena ada huruf mad/panjang yaitu هَا bertemu dengan hamzah ءُ dan berada dalam satu kata/kalimah.

Contoh ayat yang terdapat mad wajib muttashil Lainnya:

الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ

وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَى

وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ

أُولَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ
إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ
إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَى

إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ

حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

جَزَاؤُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا

Sekian artikel yang membahas tentang Mad Wajib Muttasil. Tentu harapan penulis semoga artikel ini bisa mempermudah kita dalam mempelajari serta membaca Al-Quran dengan baik dan benar.

Baca Juga :

Rate this post