Masbuk

2 min read

Masbuk : Tata Cara Menjadi Masbuk, Pengertian Masbuk Serta Tata Cara Makmum Sebagai Masbuk.

Berikut ini uraian artikel tentang pembahasan tentang Masbuk, pengertian masbuk serta tata cara makmum sebagai masbuk.

Assalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pada kesempatan yang berbahagia Waheedbaly akan coba membantu menguraikan sedikit tentang pembahasan masbuk. Tata cara menjadi masbuk, pengertian masbuk serta tata cara makmum sebagai masbuk yang wajib untuk diketahui.

Masbuk
Masbuk

Baca Juga : Shalat Tarawih

Masbuk

Terkadang kita pernah mendapatkan seseorang yang hendak melaksanakan shalat karena mengalami alasan yang tertentu serta faktor umur yang sudah uzur. Sehingga saat berkehendak melakukan shalat berjamaah mengalami keterlambatan atau ketertinggalan.

Menurut para sebagian ulama Fiqh. Masbuq ialah seseorang yang mengalami keterlambatan atau ketertinggalan sebagian rakaat atau pun lebih.

Untuk itu jika Masbuk tersebut mendapatkan diri seketika itu dalam keadaan tertinggal maka hendaklah dia mengikuti Imam. Lalu menyempurnakan rakaat yang tertinggal atau yang terlewatkan tersebut.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW menerangkang bahwa :

إِذَا سَمِعْتُمُ الإِقَامَةَ، فَامْشُوا إِلَى الصَّلاَةِ وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالوَقَارِ، وَلاَ تُسْرِعُوا، فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا، وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا

“Apabila kalian telah mendengar iqamah, maka berjalanlah menuju shalat dan hendaklah kalian berjalan dengan tenang dan santai dan jangan terburu-buru. Yang kalian dapati maka shalatlah dan yang terlewatkan maka sempurnakanlah” [HR. Al-Bukhâri, no. 636]

Baca Juga : Taqoballahu Minna Waminkum

Pengertian Masbuk

Seperti yang sudah diuraikan diatas maka menarik kesimpulan bahwa pengertian masbuk ialah seseorang makmum yang saat itu mengalami keterlambatan ketika hendak mengikuti shalat berjamaah.

Sementara Imam yang saat itu sudah melaksanakan sebagian rukun shalat atau sudah mengerjakan rakaat selanjutnya. Sehingga kalian tersebut haruslah mengganti gerakan shalat yang tertinggal tadi setelah selesai salam.

Terdapat beberapa pendapat dari golongan ulama bahwasanya seseorang yang dibilang dengan sebagaimana judul diatas tersebut jika pada saat itu tertinggal beberapa rukun shalat bersama imam.

Jika dia mendapatkan posisi imam dalam keadaan melaksanakan rukun shalat semisal rukuk lalu dia mengikuti imam rukuk. Ia mendapatkan satu rakaat tetapi tidak disebut masbuq.

Sebagaimana dalil beserta sabda Rasulullah SAW berikut menerangkan.

“Siapa yang melaksanakan serta saat itu mendapatkan ruku’, maka mereka mendapatkan satu raka’at”. (HR. Abu Dawud, FIqh Islam-Sulaiman Rasyid : 116)

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda.

“Apabila engkau datang untuk mengerjakan shalat, Padahal gerakan kami sedang sujud, Maka bersujudlah. Dan jangan kalian hitung satu raka’at dan siapa yang mendapatkan ruku’, berarti ia mendapat satu rak’at dalam sholat (nya)”. ( H.R Abu Dawud)

Untuk pendapat sebagian ulama lainnya menyatakan bahwa. Jika pada saat itu dalam keadaan tertinggal rukun shalat yaitu bacaan surat Al-Fatihah.

Baca Juga : Sholat Idul Fitri

Tata Cara

Ada beberapa tata cara jika hendak menjadi masbuq mengikuti jamaah lain yang saat itu shalat lebih dulu serta hendak menjadi masbuk. Salah satunya dengan menggunakan isyarat atau tanda semisalnya. Dengan cara menepuk bahu jamaah tersebut dengan pelan atau pun mencoba ucap takbir dengan sedikit keras. Sehingga dapat didengar serta posisi jangan terlalu belakang sekiranya saja.

Serta lakukan gerakan sebagaimana mengikuti gerakan imam yang kita ikuti tersebut. Sesuai dengan ketentuan rukun shalat yang berlaku dan yang diketahui. Jika dalam keadaan tertinggal maka segeralah sempurnakan.

Lalu bagaimana tata cara shalat yang seharusnya dilakukan oleh seorang makmum masbuq tersebut dalam berjamaah. Berikut ini akan kami bantu sedikit menguraikan beberapa ketentuannya.

Baca Juga : Cara Membersihkan Najis

Tata Cara Shalat Makmum Sebagai Masbuk

Adapun untuk perihal ketentuan tata caranya ialah sebagai berikut.

  • Apa bila ketika itu mendapati imam hendak melaksanakan posisi gerakan shalat rukuk. Maka hendaknya mengucapkan bacaan rukun shalat membaca Surat Al-Fatihah dengan sedapatnya. Tanpa membaca Surat Iftitah pun tidak apa-apa lalu lakukan gerakan rukuk sebagaimana mengikuti gerakan imam tersebut. Karena ketidak sempurnaan dalam membaca Al_Fatihah tadi maka akan ditanggung oleh imam shalat.
  • Apa bila saat itu makmum masbuq tertinggal satu rakaat atau pun lebih. Maka hendaklah sempurnakan setiap gerakan tersebut sebagaimana aturan serta ketentuan rukun shalat.
  • Jika pada saat itu hendak melaksanakan shalat subuh berjamaah akan tetapi saat itu tertinggal beberapa rakaat. Maka hendaknya sempurnakan, semisal jika hendak membaca doa qunut padahal sudah mengikuti imam hendaknya dibaca ulang lagi.
  • Untuk shalat Magrib jika saat itu sudah tertinggal dua rakaat. Maka segeralah sempurnakan rakaat yang tertinggal tadi dengan melakukan gerakan tahiyat awal. Pada rakaat pertama yang tertinggal serta lakukan gerakan tahiyat akhir pada saat akhir gerakan shalat.
  • Lalu apabila imam menyelesaikan shalat serta melakukan gerakan salam. Maka hendaknya jangan mengikuti salam segeralah lakukan gerakan berdiri lalu menyempurnakan rakaat yang tertinggal sebelumnya.

Penutup

Demikianlah sedikit uraian yang dapat kami terangkan. Perihal tentang masbuk, pengertian masbuq, cara menjadi masbuk serta tata cara shalat makmum sebagai masbuk. Semoga pembahasan kali ini dapatlah membantu untuk kalian ketahui dan semoga barokah.

Akhir kata kami ucapkan terima kasih, Wassalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam Waheedbaly.

Baca Juga :

Doa Nabi Adam

Dee
3 min read

Arti Mimpi Naik Tangga

Dee
3 min read

Arti Mimpi Bersedekah

Dee
2 min read