Muzakki Adalah

2 min read

Muzakki Adalah Golongan Orang Yang Harus Membayar Zakat Untuk Harta Yang Telah Diperolehnya.

Assalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Seperti sudah diuraikan sebelumnya tentang Mustahiq Adalah dan Pengertian Zakat serta golongan siapa menerima lalu membayar zakat, agar diketahui. Maka Muzakki adalah ?

Berikut ini kami akan coba membantu kalian untuk mengetahui yang dimaksud Muzakki tersebut sejarah serta syarat kriterianya dibawah ini.

Baca Juga : Mustahiq Adalah

Muzakki
Muzakki

Sejarah Singkat Kewajiban Zakat

Diawal kelahiran Islam di Mekkah, Allah SWT menyampaikan kepada hambaNya agar berzakat.

Sebagaimana seruanNya.

“Anfiqu Fi Sabilillah ( berinfaklah kalian dijalan Allah SWT )”.

Pada saat itu belumlah ditetapkan berapa nilai atau jumlah, karena bertujuan untuk mencukupi kekurangan orang yang membutuhkan, serta bertujuan dapat mensyukuri nikmat Allah SWT. Akan tetapi batasan yang diberikan melebihi dari kebutuhan.

Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqaroh ayat 219.

یَسۡـَٔلُوۡنَکَ عَنِ الۡخَمۡرِ وَ الۡمَیۡسِرِؕ قُلۡ فِیۡہِمَاۤ اِثۡمٌ کَبِیۡرٌ وَّ مَنَافِعُ لِلنَّاسِ ۫ وَ اِثۡمُہُمَاۤ اَکۡبَرُ مِنۡ نَّفۡعِہِمَا ؕ وَ یَسۡـَٔلُوۡنَکَ مَا ذَا یُنۡفِقُوۡنَ ۬ؕ قُلِ الۡعَفۡوَؕ کَذٰلِکَ یُبَیِّنُ اللّٰہُ لَکُمُ الۡاٰیٰتِ لَعَلَّکُمۡ تَتَفَکَّرُوۡنَ

Artinya :

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan“. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,” (QS. Al-Baqarah : 219)

Serta siapakah yang berhak menerima, Sebagaimana Firman Allah dalam surat Al-Baqaroh ayat 215.

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ ۖ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوا

Artinya :

“Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan”. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya” (QS.Al-Baqarah:215)

Demikianlah terdapat perintah dalam Alquran tentang kewajiban berzakat, sebagaimana kata “Nafaqa” tanpa batasan memberi, lalu dalam kata “Atu Al zakat” ( tunaikanlah zakat ).

Baca Juga : Pengertian Zakat

Muzakki Adalah
Muzakki Adalah

Pengertian Muzakki Adalah

Seperti yang sudah diuraikan diatas bahwa Muzakki adalah seseorang atau segolongan yang berhak atau memiliki kewajiban untuk mengeluarkan zakat serta memberi kepada yang berhak.

Dalam undang-undang negara tahun 1999 no.38 menerangkan, bahwa Muzakki adalah sesuatu badan amil zakat yang dikelolah oleh umat Islam, dan berkewajiban tunaikan zakat.

Begitu pun syarat atau kriteria Muzakki adalah, seperti berikut ini.

Syarat Kriteria Muzakki Adalah

Begitu pun syarat atau kriteria Muzakki adalah, seperti berikut ini :

Muzakki Adalah Seorang Islam

  • Kewajiban zakat hanya diwajibkan bagi umat Islam atau muslim yang telah penuhi syarat kewajiban.

Sebagaimana hadist Rasulullah SAW mengatakan:

“Abu Bakar Shidiq berkata: ‘Ini adalah sedekah (zakat) yang dilakukan oleh Rasulullah (Muhammad SAW) dengan umat Islam.” (HR Bukhari).

Muzakki Adalah Seorang Merdeka

  • Kewajiban untuk membayar Zakat hanya diperlukan atau diwajibkan bagi mereka yang merdeka atau bebas. Hamba Sahaya tidak tunduk pada kewajiban Zakat

Muzakki Adalah Harus Baligh Dan Berakal Sehat

  • Pada syarat selanjutnya Muzakki adalah seorang yang baligh serta berakal sehat akan tetapi bagi sebagian ahli Fiqih menyebutkan mereka yang belum baligh atau pun tidak berakal sehat wajib dikeluarkan zakatnya sebagai wali.

Sebagaimana Hadist Rasulullah SAW berikut.

عَنْ عَمْرِوبْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبيْهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ رَسُولُ اللَّهِ ص.م قَالَ مَنْ وَلِيَ يَتِيْمًا لَهُ مَالٌ فَلْيَتَّجِرْ لَهُ وَلَا يَتْرُكْهُ حَتَّى تَأْكُلَهُ الصَّدَقَة

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari bapaknya, dari neneknya, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang menjadi wali anak yatim yang memiliki harta hendaklah dia memperdagangkannya (mengembang-kannya) dan dia tidak boleh meninggalkannya sampai harta itu termakan oleh zakat.” (HR. Baihaqi)

Baca Juga : Puasa Syawal

Memiliki Harta Yang Cukup ( Nisab )

  • Bagi Muzakki yang telah memiliki serangkaian harta atau kekayaan yang jumlahnya cukup serta lebih wajib untuk mengeluarkan zakat.

Harta Yang Banyak ( Haul )

  • Memiliki harta kekayaan yang cukup banyak yang umumnya memiliki kekayaan dalam setahun.

Harta yang Sempurna

  • Intinya adalah orang tersebut memiliki aset yang bukan hak orang lain dan harus dibayar. Dalam kondisi ini, seseorang yang memiliki sumber daya yang cukup adalah nisab. Namun, karena ia masih berutang kepada orang lain, tidak ada kewajiban untuk membayar Zakat ketika sisa asetnya tidak lagi dengan Nisab. karena hartanya tidak sempurna Orang ini tidak dapat digambarkan sebagai orang kaya, tetapi sebagai orang miskin.

Penutup

Demikianlah sedikit uraian penjabaran kami semoga dapat membantu kalian ketahui tentang Muzakki adalah tersebut dan agar dapat dilaksanakan sebagaimana perintah Allah SWT.

Semoga dapat memberi manfaat bagi kalian, Akhir kata kami ucapkan terima kasih.

Wassalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Waheedbaly.

Baca Juga :

Arti Tawadhu

Dee
3 min read

Yang Membatalkan Sholat

Dee
4 min read

Lirik Ya Abal Hasanain

wahed234
1 min read