Pengertian Pantun

2 min read

Pengertian Pantun – Apa kabar sobat WaheedBaly.com ? Senang sekali bisa kembali berkesempatan membagikan sebuah artikel yang kali ini dengan pembahasan Pengertian Pantun yang meliputi Struktur Teks Pantun, Pengertian Pantun Secara Umum, Kaidah Kebahasaan Teks Pantun, Pengertian Pantun Menurut Para Ahli, Jenis-Jenis Pantun dan Ciri-Ciri Pantun. Untuk itu uraian terlengkap yang dapat sobat simak akan penulis bagikan dibawah ini.

Pengertian Pantun
Pengertian Pantun

Pengertian Pantun Secara Umum

Pantun adalah ungkapan perasaan dan pikiran, ide, yang dikarenakan ungkapan tersebut telah disusun secara sistematis dengan berbagai kata-kata sehingga ini sedemikian rupa kata-kata tersebut bisa mempunyai nilai tersendiri untuk dapat dibaca dan didengakan. Pantun adalah ciri yang luar biasa dari negara Indonesia dalam menyampaikan berbagai kata, pendapat, kritik untuk di sarankan dan ada juga berbagai pujian.

Pengertian Pantun Menurut Para Ahli

Adapun beberapa definisi pantun yang dibahas oleh para ahli, antara lain.

  • Menurut Kaswan Darmadi dan Rita Nirbaya

    Pantun adalah puisi melayu yang telah terdiri atas berbagi bait yang terdiri atas bentuk sajak a-b-a-b yang merupakan dimana larik pertama dan kedua adalah sampiran yang larik ketiga dengan larik keempat adalah isi.

  • Menurut Edi Warsidi dan Farika

    Pantun adalah bentuk puisi lama yang terkenal di nusantara contoh yang terkenal di Jawa pantun disebut parikan dan untuk di Sunda dikenal dengan sebutan paparikan.

  • Menurut Sutan Takdir Alisyahbana

    Pantun ialah puisi lama dimana satu bait yang terdiri atas empat baris yaitu 4-6 kata dengan 8-12 suku kata, dimana pada bait 1 dan 2 adalah sampiran pantun untuk baris 3 dan 4 adalah isi pantun.

  • Menurut R. O. Winsted

    Pantun mempunyai definisi bahwa ini bukan hanya ungkapan kata atau bukan hanya gubahan dari berbagai kalimat namun pantun juga mempunyai tujuan sebagai media dari penyampaian rasa cinta, kasih serta sayang dan sebagai pengutara rasa rindu.

  • Menurut Herman J. Waluyo

    Pantun adalah puisi melayu lama yang telah mengakar di dalam jiwa masyarakat umum.

Struktur Teks Pantun

Adapun struktur yang terdapat dalam pantun terdiri dari dua bagian yaitu

Sampiran

Sampiran terdapat pada dua baris pertama di dalam satu bait pantun merupakan kata yang tidak dapat berkaitan dengan isi pantun tetapi berakhiran yang sama dari bunyi, penyebutan dengan tulisannya.

Isi

Isi adalah dua baris terakhir dengan baris ke tiga serta ke empat dalam pantun, isi ini merupakan ungkapan yang ingin disampaikan dari pemantun.

Kaidah Kebahasaan Teks Pantun

Berikut adalah kebahasaan yang ada dalam teks pantun, yaitu:

  1. Diksi: pemilihan untuk menentukan kata yang harus tepat sehingga tercapainya tujuan yang dapat diharapkan oleh sang pencipta pantun kepada para pendengar dengan pembaca pantun.
  2. Bahasa kiasan: Menggunakan bahasa yang tidak dapat mengungkapkan dengan cara langsung, seperti dari pribahasa seperti bentuk bahasa kiasan.
  3. Imaji: pantun dengan menciptakan penggambaran yang dimana para membaca dengan mendengar bisa membayangkan apa yang merupakan pantun tersebut, baik itu pesan yang merupakan bayangan visual.
  4. Bunyi: saat menyampaikan dengan pantun ada nada degan tertentu untuk dapat membedakan pantun, nada yang tersebut didapat dari berbagai unsur ritme dengan rima sehingga yang membedakan bunyi nada yang telah disebutkan.

Ciri-Ciri Pantun

Berikut adalah dua ciri pantun secara umum, yaitu.

Pantun 4 baris mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  • Berupa 4 baris pada satu bait
  • Sampiran yang artinya pembayang  pada baris kesatu dengan kedua
  • Isi pantun yang terdapat pada baris ke tiga dengan ke empat
  • 4-6 kata yang ada dalam satu baris dari pantun
  • 8-12 suku kata yang terdapat dalam satu bait dari pantun
  • Berisi dua sajaku a-a-a-a atau menggunakan sajak a-b-a-b

Pantun 2 baris mempunyai ciri yaitu :

  • Terdapat dua baris dari satu bait
  • Terdapat 4-6 suku kata di setiap baris
  • Terdapat 8-12 suku kata di satu bait
  • Menggunakan pola sajak a-a
  • Baris pertama ini adalah bayangan atau sampiran pantun
  • Baris kedua adalah isi dari pantun.

Jenis-Jenis Pantun

Berikut merupakan beberapa jenis pantun, antara lain.

Pantun Berkasih-Kasihan

Berupa pantun yang akan disampaikan umumnya melalui suatu perumpamaan sehingga ini tak tertuju dengan langsung dalam objek yang akan dituju.

Pantun Agama

Adapun pantun agama ini adalah jenis pantun yang telah berkaitan dengan kegiatan agama, seperti dalam melakukan perintah tuhan, menjauhi berbagai larangan tuhan, berakhlak yang sangat baik dan akan memberikan gambaran balasan dari  perbuatan di dunia.

Pantun Anak

Pantun anak adalah pantun yang akan ditujukan kepada mereka anak-anak bisa berisi ungkapan kasih sayang, nasihat serta berisi saran.

Pantun Teka-Teki

Pantun teka teki adalah sebuah pantun yang biasanya disajikan apabila berbalas balasan pantun serta umumnya untuk dibawakan oleh para ahli pantun seperti dalam acara nikahan.

Pantun Kepahlawanan

Pantun yang akan menyampaikan jasa dari perjungan pahlawan, mengapresiasi jasa mereka yang berisi kesemangatan untuk dapat mempertahankan kemerdekaan.

Pantun Nasehat

Pantun nasehat yang ditujukan kepada objek yang akan diinginkan pemantun dengan hanya gambaran yang akan memberikan petuah sehingga ini membuat pembaca dan pendengarnya lebih merasa tertuah dan dinasehati.

Pantun Jenaka

Pantun Jenaka adalah pantun yang isinya adalah candaan pemantun untuk dapat menjenakai objeknya sebagai suatu hiburan.

Demikianlah artikel dengan pembahasan mengenai tentang Pengertian Pantun. Semoga dapat menambah wawasan untuk kita semua untuk lebih memahami lagi pengetian pantun beserta jenis dan lainnya secara bahasa.

Baca Juga :

Bacaan Tasbih

Santri Angga
2 min read

Lirik Alfa Sholallah

wahed234
1 min read

KineMaster Gold

wahed234
2 min read