Pengertian Zakat

2 min read

Pengertian Zakat, Macam-Macam Zakat, Penerima Zakat Serta Keutamaan Zakat – Assalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dalam diskusi kali ini, Waheedbaly akan mencoba bantu menjelaskan apa itu Zakat, jenis macam zakat dan siapa yang berhak menerima.

Berdasarkan pengetahuan. Kita semua sudah tahu dan memahami rukun Islam dalam hal ini. Namun, untuk menjadi lebih jelas dan lebih bermanfaat bagi mereka yang tidak tahu dan ingin ketahui. Langsung saja simak uraian penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : Rukun Puasa

Zakat
Zakat

Pengertian Zakat

Zakat dalam hal istilah, barang-barang tertentu yang dikeluarkan oleh umat Islam dan diberikan kepada kelompok-kelompok yang memiliki hak untuk menerimanya (orang miskin, dll.).

Zakat berarti “bersih”, “suci”, “subur”, “berkah” dan “pengembangan” dalam hal ketentuan bahasa. Menurut ketentuan hukum Islam. Zakat adalah pilar keempat dari rukun Islam.

Apa Itu Zakat

Seperti yang sudah dijelaskan diawal, Menurut bahasa Zakat bermula dari bahasa Arab yang memiliki artian suci, berkah, serta subur.

Untuk dalam istilah syarah, Zakat berarti suatu ibadah untuk dapat mengeluarkan sebagian harta jika dalam hukum adalah wajib agar dapat diberikan kepada yang berhak menerima.

Sebagaimana Firman Allah SWT Surat At-Taubah 103

“Ambil sedekah dari sebagian hartanya, bersihkan dan sucikanlah dengan sedekah”(At-Taubah 103).

Serta dalam Surat An-Nisa 77.

“Dirikanlah sholat serta tunaikan zakat” (An-Nisa 77).

Dengan melakukan zakat, kita telah menyisikan sebagian harta yang kita miliki. Zakat sendiri ditunaikan setahun sekali di bulan Ramadhan.

Mengeluarkan Zakat tidak berarti bahwa harga itu akan habis, jelas tidak. Zakat berarti bersih, bersih, tingkatkan. karena zakat wajib harta tidak berkurang tetapi pada dasarnya meningkatkan nilai dan kebahagiaan dan kebarokahan dan membersihkan semua dosa.

Baca Juga : Puasa Syawal

Macam-Macam Zakat

Berdasarkan pengetahuan serta pengertian Zakat tersebut sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu, Zakat Fitrah serta Zakat Maal.

Berikut penjabarannya agar untuk diketahui.

Pengertian Zakat Fitrah

Yang pertama terdapat Zakat Fitrah, yang mana zakat ingin dikeluarkan atau wajib dikeluarkan pada saat menjelang hari Idul Fitri, untuk nilai ukuran yang harus dikeluarkan adalah sebesar 2,5 kg seperti beras, gandum, kurma dan lainnya.

Pengertian Zakat Maal

Yang kedua terdapat Zakat Maal, yang mana wajib dikeluarkan oleh umat islam muslim agar menyisihkan sebagian harta seperti, hasil bumi contohnya peternakan serta hasil bumi lainnya.

Penerima Zakat

Setelah kita ketahui apakah pengertian zakat, baiknya ketahui pula siapa saja yang berhak menerima.

Dalam Alquran surah At-Taubah ayat 60 terdapat beberapa golongan yang berhak menerima zakat tersebut, antara lain.

Pengertian Zakat Pada Fakir Miskin

  • Yang pertama terdapat fakir miskin yaitu orang yang tidak memiliki harta atau pun ikhtiar usaha serta tidak mampu mencukupi kebutuhan kehidupan kesehari-hariannya serta miskin orang yang memiliki harta tetapi kebutuhannya tidak melebihi kebutuhannya tersebut atau masih kekurangan.

Amil Zakat

  • Yang kedua terdapat Amil Zakat yaitu petugas yang mengumpulkan zakat tersebut serta mendistribusikan.

Pengertian Zakat Pada Muallaf

  • Untuk yang ketiga yang berhak menerima adalah seorang muallaf yang mana mereka adalah golongan yang pertama atau baru masuk islam.

Hamba Sahaya (Riqob)

  • Yang keempat terdapat hamba sahaya yaitu seorang budak yang telah mengikat janji kepada tuannya agar dapat menebus harganya sendiri sehingga bebas dan merdeka, sehingga bagian dari budak tersebut boleh diberikan kepada tuannya agar dapat melepaskan keterikatannya.

Ghorim

  • Untuk bagian golongan yang kelima terdapat ghorim yaitu orang-orang yang berutang untuk tujuan ketaatan atau sesuatu yang mubah karena dirinya dalam keadaan fakir.

Fisabilillah

  • Untuk bagian golongan keenam terdapat fisabilillah yaitu seseorang yang sedang berjuang dijalan Allah serta tidak menerima gaji dari negara atau pun tempat dia berada.

Ibnu Sabil

  • Untuk bagian golongan terakhir terdapat ibnu sabil yaitu seseorang yang kehabisan bekal dalam perjalanannya dan bukan sedang melakukan keburukan.

Baca Juga : Puasa Syaban

Keutamaan Zakat

Sebagian mungkin telah ketahui pengertian zakat tersebut memiliki keutamaan atau kemuliaan salah satunya dapat membersihkan diri dari sifat tamak serta kikir.

Belajar untuk memberi atau berinfaq untuk mensucikan harta yang miliki sehingga dapat memperoleh keridhoan Allah SWT.

Dengan membayar atau memberi zakat kepada yang berhak kita dapat bersyukur dengan segala nikmat-Nya serta malah akan ditambah bukan dikurangkan.

Seperti keterangan beberapa hadits Rasulullah SAW.

” Jagalah dirimu dari neraka, walau hanya menyedekahkan setengah butir kurma dan apa bila kamu tidak dapat berbuat demikian,maka bersedekahlah dengan berbicara yang baik’ (HR.Muslim dan Bukhori).

Sebagaimana pun dengan doa Sayyidina Umar ra :

“Ya Allah, jadikanlah kelebihan rizki kepada orang-orang yang merupakan orang-orang pilihan diantara kami, karena mungkin mereka itu akan mengembalikan rizkinya tadi kepada orang-orang yang membutuhkan diantara kami ini”.

Demikianlah sedikit ulasan kami semoga dapat membantu kalian untuk dapat mengetahui penjelasan zakat, macam-macam zakat serta penerima zakat tersebut.

Akhir kata terima kasih, Wassalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca Juga :

Arti Tawadhu

Dee
3 min read

Yang Membatalkan Sholat

Dee
4 min read

Lirik Ya Abal Hasanain

wahed234
1 min read