Puasa Syawal

2 min read

Puasa Syawal, lengkap dengan bacaan niat, cara melakukan Puasa Syawal, Keistimewaan serta Fadilah keutamaannya.

Assalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pada uraian berikut kami akan membantu berbagi ketahui apa Puasa Syawal tersebut berikut niat, cara melakukan, serta keistimewaan dan fadilahnya.

Puasa Syawal

Berpuasa adalah salah satu rukun islam yang wajib untuk dikerjakan bagi yang sudah baligh atau yang sudah memenuhi syarat.

Terdapat banyak puasa sunah, salah satunya Puasa Syaban serta Puasa Syawal dan banyal lagi.

Puasa ini yang waktu pelaksaannya setelah Idul Fitri selama 6 hari berturut-turut selama bulan Syawal tersebut, karena berpuasa terdapat kebaikan.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda

أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ

Artinya :

“Akankah saya tunjukkan pintu kebaikan? Puasa adalah tanda atau perisai…” (HR. Tirmidzi).

Didalam hadits tersebut terdapat perisai bagi umat Islam yang melakukannya, itu adalah perisai terhadap tindakan tidak bermoral di dunia dan perisai terhadap di akhirat.

Selain Puasa Ramadhon, terdapat banyak puasa sunah lainnya yang dapat diamalkan.

Melakukan ibadah Sunnah masih sangat sulit bagi sebagian orang. Tetapi jika kalian tahu keunggulannya, kalian tentu tidak akan melewatkan kesempatan.

Salah satu amalan dari Sunnah yang bisa dilakukan adalah berpuasa Syawal. Seperti namanya, puasa ini diterapkan di bulan Syawal setelah Idul Fitri dirayakan.

Sabda Rasulullah SAW.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْر

Artinya :

“Mereka yang puasa Ramadhan diikuti oleh puasa enam hari di bulan Syawal. seperti puasa satu tahun.” (HR.Muslim).

Hadits yang disebutkan di atas menjelaskan bahwa setelah puasa Ramadhan diikuti oleh puasa Sunnah selama enam hari di bulan tersebut, ia akan menerima hadiah atau pahala layaknya puasa selama setahun.

Tetapi sebelum Anda menerapkannya, ada baiknya mengetahui cara melakukannya agar sempurna.

Jangan lupa juga mencari tahu apa manfaatnya agar lebih bersemangat dan berharap untuk berkah Tuhan saat kalian menjalaninya

Niat Puasa Syawal

Tidak ada perbedaan antara Puasa Syawal dan Sunnah lain pada umumnya perbedaannya ada pada niat dan waktu untuk melakukannya.

Baca Juga : Puasa Syaban

Bacaan Niat Puasa Syawal

Niat Puasa Syawal
Niat Puasa Syawal

Bacaan Niat Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَىِ

Bacaan Niat Latin

“Nawaitu Shauma Ghadin ‘An Ada’i Sunanatis Syawwali Lillahi Ta’ala.”

Arti Niat Puasa Syawal

Saya berniat untuk berpuasa Sunnah Syawal besok untuk Allah Ta’ala. “

Baca Juga : Doa Mengusir Setan

Cara Puasa Syawal

Ikuti aturan puasa dengan mengikuti cara agar kalian tidak salah dan mengerjakannya dengan sempurna.

Berpuasa Selama 6 Hari

Puasa ini berlangsung selama 6 hari, tergantung pada hari yang kalian pilih. Yang paling penting kalian melakukan ini dalam 6 hari.

Kalian dapat melakukan ini 6 hari berturut-turut atau 6 hari terpisah. Misalnya, karena lebih tua, kalian dapat menghabiskan hari lain dan tidak berurutan.

Puasa selama 6 hari Syawal memiliki puasa yang sama dengan puasa lainnya.

Dengan niat puasa ini selama sebulan, menyiapkan makanan dan melindungi diri dari tindakan yang dapat membatalkan puasa.

Dapat Berurutan Juga Tidak Berurutan

Kalian dapat dengan cepat melakukan satu demi satu dalam perhari atau tidak.

Jadi kalian bisa menyesuaikannya dengan kondisi kalian. Namun, lebih disukai untuk melakukan ini satu per satu atau berurutan karena lebih efektif.

Setelah Idul Fitri

Meskipun bulan Syawal panjang, awal lebih penting jika dilakukan sehari setelah Hari Raya Fitri.

Tetapi jika kalian tidak dapat mulai di Syawal segera setelah hari raya, kalian selalu dapat melakukannya saat masih Bulan Syawal.

Mengqhoda Puasa Ramadhan Terlebih Dahulu

Jika kalian masih banyak batal karena puasa di bulan Ramadhan, lebih baik mengganti terlebih dahulu.

Setelah kalian membayar utang puasa tersebut, kalian dapat terus berpuasa untuk menerima hadiah selama satu tahun penuh puasa.

Berpuasa Dihari Jumat Atau Sabtu

Puasa pada hari Jumat tidak dianjurkan untuk beberapa puasa Sunnah. Namun puasa ini masih bisa puasa pada hari Jumat atau Sabtu.

Tentu saja ini menawarkan kenyamanan lebih bagi kalian yang ingin berpuasa selama 6 hari berturut-turut.

Membatalkan Puasa Saat Uzur Atau Tidak

Dalam puasa tersebut kalian dapat menghentikan puasa, terlepas dari apakah kalian sakit atau tidak.

Izin Suami

Bagi wanita yang sudah menikah dan ingin puasa Syawal, mereka harus terlebih dahulu mendapatkan izin suami.

Kalau tidak, wanita itu dianggap berdosa karena tanpa seizin suaminya.

Baca Juga : Lirik Birosulillahi

Keutamaan Puasa Syawal

Hadis HR.Muslim menjelaskan bahwa seseorang yang menjalankan puasa tersebut hingga 6 hari setelah Idul Fitri dibandingkan dengan tahun puasa.

Untuk itu dengan berpuasa kalian dapat menyempurnakan puasa kalian dibulan Ramadhon kelak. lakukanlah dengan ikhlas semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT.

Akan mendapatkan rasa syukur dan mensyukuri segala rahmat kasih sayang Allah SWT sehingga dapat menjumpai lagi bulan Syawal serta Ramadhon.

Dengan berpuasa kalian dapat menahan segala amarah, serta dapat membantu mengurangi rasa dahaga sehingga hasilnya akan mendapatkan percernaan yang baik.

Nah itulah sedikit uraian kami tentang amalan sholeh baik yang dapat kalian kerjakan, semoga ulasan tersebut dapat membantu kalian serta ketahui bagaimana cara melakukannya.

Akhir kata kami ucapkan terimakasih, Wassalammuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca Juga :

Lirik Tombo Ati

wahed234
1 min read

Fii Hifzillah Artinya

Santri Angga
1 min read

Hadza Min Fadhli Rabbi

Santri Angga
1 min read
SELAMAT DATANG
Selamat Datang di Website Kami Jika Anda ingin kerjasama atau menyampaikan keritik dan saran silahkan hubungi kami di admin@waheedbaly.com