Sejarah Islam di Arab

6 min read

Sejarah Islam di Arab

Sejarah Islam di Arab, serta peninggalan dan keaadan negara Arab sebelum masuknya Islam dan kebiasan, akan dibahas di sini.

Assamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Pada kesempatan kali ini akan membahasan perkembangan masuknya islam di negara Arab dan beberapa peniggalan dan juga kebiasan bangsa Arab sebelum masuknya Islam.

Keadaan Arab Sebelum Islam Masuk

Bangsa Arab atau juga yang di sebut jazirah Arab terletak di Asia bagian barat yang dikelilngi oleh tiga lautan yaitu laut Iraq, laut Merah dan Samudera Hindia.

Arab sebelum masuknya Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sangat dikenal dengan masyarakat yang Jahiliyah atau masyarakat yang dalam kebodohan dan kegelapan. Sebenarnya negara Arab sudah mempunyai agama sebelum Islam yaitu agama ketauhidan yang dibawa oleh Nabi Ibrahim AS.

Namum pada saat itu juga masih banyak sebagian masyarakat yang menyembah berhala yang ajaran ini dibawa oleh Amir bin Lubai. Ia mengatakan bahwa berhala adalah sebagai perantara Tuhan dengan makhluknya untuk berinteraksi.

Awalnya ajaran ini hanya dilakukan oleh sebagaian masyarakat Mekah, dengan membuat ratusan berhala dan kemudian mereka meletakkannya di sekeliling ka’bah lalu mereka melakukan pemujaan dan menganggap itu Tuhan mereka yang bisa memberikan segala sesuatunya.

Namun sebagian pendudukan Arabnya pada saat itu ada juga yang beragama yahudi, Nasrani, dan agama kepercayaan, Nah itulah keadaan bangsa Arab sebelum masuknya agama Islam yang dibawa oleh Rosulullloh SAW. banyak yang tersesat karena mereka tidak mengerti mana Tuhan yang sesungguhnya.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Islam datang diawali oleh lahirnya seorang Nabi, yaitu Nabi Muhammad SAW yang datang guna menyempurnakan ajaran agama Allah SWT dari ajaran Nabi-Nabi sebelumnya.

Nabi Muhammad SAW yang lahir pada tanggal 12 rabiul awal pada tahun gajah atau dengan tahun masehinya 20 April 571 M, mengapa pada kelahiran Nabi disebut tahun gajah ? Karena pada tahun itu kota mekah diserang oleh pasukan gajah yang dipimpin oleh Gubernur Abissinia yang juga dibernama Abraham.

Pada saat penyerangan kota Mekah oleh pasukan gajah yang dipimpim oleh Abraham, kota mekah mendapatkan pertolongan oleh Allah SWT kemudian Allah mendatangkan burung Ababil untuk melempari pasukan Abhraham dengan batu panas.

Nabi Muhammad terlahir sebagai seorang anak yatim, yang mana pada usia kandungan ibunya tujuh bulan ayahnya telah meninggal dunia. Kemudian setelah melahirkan ibunya pun meninggal dunia.

Setelah ibunya Nabi Muhammad SAW meniggalkannya kini Beliau SAW diasuh oleh kakeknya yang bernma Abdul Muthallib, Abdul Muthalib adalah merupakan sesepuh atau pemuka kaum Quraisy yang dihormati di daerah Makkah.

Setelah di asuh kakek Abdul Muthalib selama dua tahun kemudian, kakek Abdul Muthalib pun meninggal dunia dan kemudian Nabi Muhammad SAW diasuh oleh pamannya yang bernama Abu Tholib sampai dewasa. dan kemudian Nabi Muhammad SAW pun mendapatkan gelar Al-Amin artinya dapat dipercaya, gelar ini didapat karena Beliau telah bekerja mmenggembala ternak sejak kecil dengan jujur. singkat cerita setelah Nabi dewasa pamannya mengajak berdagang dan disini lah ia bertemu oleh Siti Khadijah ra, yang akhirnya Nabi Muhammad SAW memperistri Siti Khadijah ra.

Inilah sejarah singkat lahirnya Nabi SAW, yang kemudia setelah dewasa menyebarkan ajaran islam di daerah Arab.

Baca Juga : Kerajaan Islam Tertua di Indonesia

Sejarah Perkembangan Islam di Arab

Sejarah perkembangan agama Islam di tanah Arab di mulai sejak hadirnya seorang utusan Allah yaitu Nabi Muhammad SAW, yang datang untuk menyebarkan ajaran Islam ketika Rosul mendapatkan wahyu pertamadi gua Hira’.

Pada awal hadirnya agama Islam ini, Rasul pada saat itu hanya mensyiarkannya islam dikalangan keluarga dan teman-teman dekatnya saja. dan awal nya beliau pun berdakwah masih sembunyi-sembunyi.

Dakwah dengan cara sembunyi-sembunyi tentunya tidak membawa dampak yang banyak orang untuk memeluk Islam, namun tetap dijalani oleh Rasul SAW dan dalam kurun waktu yang cukup lama Rasul berdakwah dengan cara ini.

Belum saja genap tiga tahun Allah swt sudah memerintahkan Rasulullah SAW agar berdakwah dengan terang-terangan, akhirnya Rasul pun melakuka perintah Allah itu berdakwah dengan terbuka dan terang-terangan.

Ternyata buka suatu yang mudah berdakwah secara terbuka, Rasul pun banyak menuai kecaman pada saat itu dari kaum kafir Quraisy, sehingga banyak timbul berbagai macam kontroversi dan hal buruk yang menipa kepada kaum muslim pada awal perkembangannya.

Tak sedikit kaum muslimin pada saat itu diolok-olok, diteror, disiksa, bahkan sampai dibunuh. Penyerangan ini bukan saja akibat peyebaran ajaran isalm namun beribas juga pada keadaan politik pada saat itu.

Dengan melihat banyaknya terjadi penyerangan ini akhirnya Rasulullah mencoba untuk hijrah ke beberapa tempa, namun akhirnya kembali lagi ke Makkah.

Dan hijrah Rasulullah yang terakhir hijrah ke Madinah, di madinah sangatlah berbeda dengan Makkah, di Madinah Rasul SAW disambut dengan gembira oleh masyrakat Madinah, dan para sahabat muhajirin, hingga penyebarluasan agama islam di madinah dan semakin cepat perkembangannya dan juga kekuatan dan keamanan menjadi lebih kuat.

Sehingga pada saat itu yahudi dan Nashrani mengakui kedaulatan Islam ketika dari beberapa memenangkan peperang, dan hingga pada masa itu bangsa Arab mulai banyak yang bersatu dengan Islam di pimpin langsung oleh Rasulullah SAW. Hal ini pun berlangsung hingga Rasulullah SAW wafat.

Setelah wafatnya Rosulullah, tangguk kepimimpinan dilanjutkan oleh khulafaur Rasyidin yang berfokus pada ekspansi dan beberapa bidang kemajuan lainnya untuk Islam.

Setelah berakhirnya masa kekusaan atas kepemimpinan Khulafaur Rasyidin ini, bangsa Arab mulai dikuasai oleh berbagai dinasti secara bergantian. Mulai dari Dinasti Abbasiyah, Umayyah, hingga Turki Utsmani.

Baca Juga : Wali Songo

Tradisi di Arab Sebelum Islam Masuk

Masyarakat Arab terkenal sebagai bangsa yang amat mencintai kaumnya dan sangat gemar berperang kepada suku-suku lainnya. Tradisi mereka pada saat itu masih jahiliyah dan juga sangat kejam, mereka tak segan memperlakukan wanita dengan seenaknya dan wanita sering mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh.

Pada zaman itu bagi seseorang ibu yang melahirkan anak perempuan akan dianggap membawa sial maka mereka tidak segan-segan menguburkan bayi yang baru dilahirkan itu dengan dikubur hidup-hidup.

Itulah alasan mengapa wanita diperlakukan seenaknya dan tidak dihoramti sedikitpun karena menganggap perempuan adalah pembawa sial.

Dan mereka pun mempunyai kebiasan minum khomar yang memabukan, minuman ini sudah biasa diminum masayarakat karena belum mengetahui bahwa khomar itu dilarang dalam ajaran Islam.

Pada saat itu masyarakat Arab melakukan berkegiatan ekonomi dengan cara berdagang dari satu tempat ke tempat lain bahkan sampai ke luar negara Arab itu sendiri seperti negeri seperti India bahkan China.

Baca Juga : Kerajaan Islam Tertua di Indonesia

Dakwah Rasulullah SAW

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tidak henti-hentinya dalam dakwahnya kepada umatnya pada saat itu demi memberikan ajaran yang benar dari Allah, asulullah Shallallahu alaihi wasallam kemudian mendapatkan wahyu dari Allah SWT yang kemudian guna disampaikan kepada semua umatnya.

Banyaknya Wahyu yang telah diturunkan oleh Allah kepada Nabi SAW kemudian Wahyu tersebut disusun menjadi satu kesatuan yang dimanakn dengan Al-Qur’an yang menjadi petunjuk untuk seluruh umat manusia.

Wahyu yang disampaikan kepada NABI Muhammad adalah Firman Allah yang memiliki dau nama yaitu ayat Makiyah dan Ayat Madaniyah.

Ayat Makinah artinya Firman Allah yang ditutunkan di Mekah sedangakan Ayat Madaniyah adalah Fairman Allah yang diturnkan di kota Madinah.

Kedua ayat ini memliki perbedaaan dan ciri masing-masing dinataranya adalah :

Ayat Makiyah yaitu berisi tentang ketahuidan dan pada pada saat Rasul SAW berada di Makkah. Sedangkan

Ayat Madaniyah berisi tentang petunjuk, hukum dan hal-hal tentang peraturan lainnya juga mengenai beribadah, ayat ini turun saat Rosul juga berada di Madinah.

Meski Rasul SAW sudah pindah ke kota Mekah namum tetap saja kaum suku Quraisy masih memusuhinya sehingga turunlah perintah dari Allah SWt kepada Nabi Muhammad beserta kaumnya untuk melakukan perlawanan dan berjihad untuk memerangi kaum kafir Quraisy.

Dan akhirnya Islam pun memperoleh kemenangan dari hampir semua peperangan kecuali dalam peperang di gunung uhud, yang mana pada saat itu umat islam mengalami kekalahan sebab banyak yang tidak patuh pada saat itu dan banyak pasukan yang membelot kepada Rasul SAW.

Tetapi pada akhirnya kaum muslim pun berhasil memenangi peperangan dari kaum quraisy dan Mekah pun dapat dikuasai oleh kaum muslimin dan peristiwa ini disebut dengan peristiwa Fathul mekah, dan pada waktu itulah masyarkat Mekah datang dengan berbondong-bondong untuk masuk agama islam.

Dengan adanya peristiwa fathul Mekah, Rasulullah SAW masih terus berdakwah dan meyebarkan agama islam sampai keluar dari tanah Arab. Dan pada masa itupun kehidupan bangsa Arab menjadi membaik dan semua suku dan kaum yang berada di jazirah Arab bersatu menjadi satu bangsa.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam kemudian wafat setelah kurang lebih berdakwah selama 23 tahun, dan tangguk kepemimpinan islam selanjutnya dipimpin dan dilanjutkan oleh Khulafaur rasyidin, yaitu empat Sahabat setia Nabi Shallallahu alaihi wasallam yaitu Abu bakar Asy Syidiq, usman bin Affan, Umar bin Khatab dan Ali bin Abi thalib.

Setelah masa kepemimpinan empat sahabat tersebut berakhir, islam masih terus berkembang di Arab dan sehingga munculah dinasti-dinasti yang menjadi pemimpin bagi bangsa Arab sampai saat ini.

Nah inilah keterangan dakwah singkat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam sampai kepeimpinan para sahabat, berikut adalah bebrapa peningglan masa kejayaan Islam pada saat itu akan dibahas dibawah ini.

Baca Juga : Kerajaan Sriwijaya

Peninggalan Sejarah Islam Di Tanah Arab

Sejarah peradaban Agama Islam di tanah Arab yang di mulai sejak lahirnya ajaran Islam tentu saja banyak meninggalkan situs-situs menarik yang merupakan bukTi sejarah yang sampai saat ini banyak abadikan dan di lindungi karena memiliki nilai sejarahnya yang sangat tinggi.

Berikut dibawah ini adalah berapa peninggalan sejarah Islam di tanah Arab yang menjadi bukti sejarah bagi umat Islam diseluruh dunia.

A. Makam Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam

Makam Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam
Gambar Makam Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam
  • Makam Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam merupakan salah satu peninggalan sejarah Islam yang sangat penting yang selalu di rindukan oleh semua umat Islam di dunia. Makam ini terletak di daerah bagian selatan dari masjid Nabaw.

B. Masjid Quba’

Masjid Quba
Gambar Masjid Quba
  • Masjid Quba merupakan salah satu situs sejarah yang sangat penting, karena masjid Quba adalah bangunan masjid yang pertama yang buat oleh Rasulullah SAW. Masjid Quba ini dibangun saat Rasulullah SAW sedang dalam perjalanan hijrahnya menuju kota Madinah.

C. Masjid Nabawi

Masjid Nabawi
Gambar Masjid Nabawi
  • Masjid Nabawi merupakan situs sejarah negara Arab yang mana di masjid Nabawi ini pula terdapat makam Rasulullah SAW .Semua umat muslim di dunia pasti merindukan agar bisa mengunjungi Masjid Nabawi. Masjid Nabawi di bangun oleh Rasulullah sendiri pada waktu itu, di sini pula ada beberapa makam para sahabat Nabi.

D. Benteng Ajyad

  • Pada masa kejayaan kepemimpinan Turki Utsmani pada abad ke-18, membangun benteng Ajyad yang digunkan sebagai pelindung kota Makkah dari serangan musuh, tetapi sungguh sangat disayangkan di tahun 2002, benteng Ajyad telah di runtuhkan dan sekarang lokasi bentang tersebut digunakan dan dibangun hotel bintang lima, pusat perbelanjaan dan Apartemen.

E. Lembah Badar

Lembah Badar
Gambar Lembah Badar
  • Lembah Badar merupakan situs sejarah tempat terjadinya perang badar yang pada masa itu Pada tahun ke 2 Hijriyah umat Islam berperang dan kemenangan dengan secara ajaib, perang ini terjadi di lokasi lembah Badar ini yang berada diantara kota Makkah dan Madinah.

F. Makam Baqi

  • Makam Baqi adalah salah satu peninggalan sejarah, makam ini sudah ada pada zaman jahiliyyah sampai sekarang, dan di makan inilah para sahabat di makamkan, serta istri-istri Nabi SAW dan juga putra-putri Beliau.

Nah inilah sejarah singkat Islam di tanah Arab, dari semua yang sudah kita pahami pembahasan si atas semoga menambah keimanan kita dan kecintaan kita kepda baginda Nabi Muhammad SAW, yang sudad berjuang dalam menyampaikan dakwah-dakwah ajaran agama islam yang sekarang kita sudah kita terima ajaran islam tersebut, wallohu’alam.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai sejarah Islam di Arab, serta peninggalan sejarahnya dan keaadan negara Arab sebelum masuknya Islam dan juga perjuangan Nabi SAW dalam berdakwah.

Sekian dan terima kasih, semoga bermanfaat, wassalam.

Baca juga Artikel lainnya